Mohon tunggu...
Gunawan Mahananto
Gunawan Mahananto Mohon Tunggu... Freelancer - Ordinary people with extraordinary loves

From Makassar with love

Selanjutnya

Tutup

Analisis Pilihan

Pentingnya Slogan Kampanye yang Tepat dari Para Capres?

10 Februari 2019   10:56 Diperbarui: 10 Februari 2019   12:23 153
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Maka sukses lah, Trump menjadi impian baru bagi rakyat Amerika yang selama ini tidak puas dengan gaya slow, low profile, dan flat pemerintahan sebelumnya. 

Di pilpres 2019 dari 2 capres yang sama sama kuat untuk bersaing menjadi presiden. Salah satunya, capres urut 2 memakai slogan "Make Indonesia Great Again" memang terasa mirip Trump kalau dibaca dalam satu kalimat.  

Tapi dalam penjelasan visi dan misi nya, mirip program yang diusung oleh capres urut 01. Sama berdasar Pancasila , UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika.  Jadi berbeda makna slogan nya dengan Trump. 

Jadi yang slogan "Make Indonesia Great Again" yang diusung oleh Kubu 02 tidak menyertakan isu khusus, misalnya menyerang etnis atau kelompok tertentu, seperti dalam kampanye  Hitler atau Trump.  Tapi pendapat umum bisa saja kaitkan slogan ini dengan slogan Trump.

Kalau di lihat sejarah nya alasan  kemenangan Hitler atau Trump, sebenarnya slogan megah seperti "Make Indonesia Great Again" akan lebih cocok saat pilpres 2024. Dimana Jokowi akan selesai masa 2 periode.  Disitulah rakyat akan bisa lebih leluasa dan yakin memilih siapa capres yang pantas di pilih. 

Penulis merasa ,dalam 1 periode pemerintahan Jokowi, belum banyak titik lemah menemukan kekurangan pemerintahan nya yang fatal. Seperti isue korupsi yang justru Jokowi dan kabinet nya sangat bersih dan anti korupsi. Entah kalau Jokowi dan pemerintahan nya dalam periode keduanya. 

Slogan "Make Indonesia Great Again " akan lebih tepat momentum saat itu. Dengan isue koreksi akan 2 periode kepemimpinan Jokowi dengan partai utama pendukung nya PDIP.  Apalagi dalam 2 periode Jokowi, rakyat merasa tidak berubah banyak kondisi kehidupan nya. Tentu mereka berhak memilih alternatif lain calon baru penguasa di pemerintahan. 

Namun , apabila dalam 2 periode pemerintahan Jokowi nanti ,rakyat cukup puas. Karena Jokowi akan terpilih lagi , di periode kedua. Maka slogan " Make Indonesia Great Again " di pilpres 2024 pun,  akan menjadi kontra produktif alias sia-sia dan jadi bumerang.  

Harus ada slogan lain yang bisa ganggu kesuksesan masa sebelum nya. Paling tidak akan muncul isu-isu baru saat pemerintahan kedua Jokowi akan habis. 

Slogan pemilu memang penting dalam membangkitkan emosi dan semangat para calon pemilih nya. Harus kuat dan mengena slogan nya. Sesuai situasi dan kondisi saat pilpres berjalan.  

Semoga kedua kandidat yang sama hebat ini, siapapun pemenang nya ,  bisa membuat  rakyat Indonesia semua menjadi lebih baik. Adil , makmur dan sejahtera .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun