Muhammad Armand
Muhammad Armand PNS-Akademisi Unhas-Pejalan Fiksi

Kompasianer of The Year 2015 and The People Choice at Kompasianival-Jakarta, Sultan Hasanuddin University, Makassar-South Sulawesi-Mandar-Moslem, Planet Kenthir, Fiksianer, Public Health, Anthropology, Health Psychology

Selanjutnya

Tutup

Puisi highlight

Puisi | Yang Terlupa

21 Maret 2017   19:34 Diperbarui: 21 Maret 2017   19:41 364 26 19
Puisi | Yang Terlupa
playbuzz-58d11cec3dafbda135538b50.png

Tolong mengertilah, pinta kekasihku
Aku belajar memahamimu, rayuku
Lalu kubacakan jejeran kalimat
Di pembuka buku harianku: 

Yang terlupa saat kita belajar tentang rindu
Ialah cara menenangkannya 

Yang terlupa saat kita belajar tentang terbakar cemburu
Ialah cara memadamkan baranya 

Yang terlupa saat kita belajar tentang air mata
Ialah cara lembut menyekanya 

Yang terlupa saat kita belajar tentang bahagia
Ialah cara membuatnya awet

Yang terlupa saat kita belajar berjauhan
Ialah cara menaruh percaya

Yang terlupa saat kita belajar bertengkar
Ialah cara mengusir pertahanan diri

Yang terlupa saat kita belajar tentang kesalahan
Ialah cara memohon-memberi maaf dalam tulus

Yang terlupa saat kita belajar selisih paham
Ialah cara memilih sejenak diam

Yang terlupa saat kita belajar mencinta
Ialah datangnya hari luka

....................
Makassar, 21 Maret 2017
@m_armand fiksianer
Powered by Kompasiana