Puisi untuk Ibunda Fatimah Az-Zahra

11 Mei 2012 18:36:09 Dibaca :

Puisi untuk Ibunda Fatimah az-Zahra

Al-Bathul namanya

Suci artinya

Lahir di tengah-tengah masyarakat yang sibuk menuhankan kekolotan

Lahir diantara ribuan bayi-bayi perempuan lainnya yang dikubur hidup-hidup

Namun, Muhammad sang pencerah membawa panji Islam yang mengedepankan hak perempuan

Namun, Khadijah tak malu dan tak ragu atas anugerah Tuhan terbesar...

Sehingga Tuhan mewahyukan kepada Nabi-Nya, Inna a’taynaka al-Kautsar...

Fatimah simbol Muslimah, simbol keagungan, simbol kekuatan, simbol keyakinan, simbol kesederhanaan, simbol teragungkannya wanita di mata Islam, simbol peran wanita dalam lingkungan sosial-masyarakatnya, simbol wanita dalam keluarga yang sakinah, simbol cinta terbesar. Sehingga Tuhan menyatakan al-Kautsar sesuatu kebaikan yang besar/banyak.

Fatimah wujud Tuhan di muka bumi

Fatimah wujud Muhammad SAW

Fatimah wujud Maryam binti Imron

Fatimah wujud Asiyah istri fir’aun

Fatimah wujud khadijah

Dan akhirnya Fatimah wujud Fatimah itu sendiri dengan kesempurnaan mutlak

Dibangun Fatimah dalam Islam untuk memperkenalkan arti wanita sejatinya, arti cinta sejatinya, arti anak sejatinya, arti istri sejatinya, arti ibu sejatinya, dan arti Tuhan sejatinya....

Tidak akan engkau lihat Fatimah kecuali akan engkau ingat sosok Nabi  di dalamnya yang melekat. Sehingga kerinduannya selalu membumbung mencapai klimaks...selalu meninggikan Tuhan di manapun dan kapanpun.

Tak akan engkau lihat Fatimah kecuali engkau mabuk akan keindahan ciptaan Tuhan yang penuh kedamaian... sehingga beliau az-Zahra mengajarkan pada anaknya selalu berdo’a mendahulukan tetangganya baru setelah itu keluarganya “Jar...jar...qobla al-Dar”.

Fatimah itu Haura al-Insiyah...

Tatkala bidadari syurga bernama Salmah, Dzar-dzarah, dan Maqdudah, turun dari syurga menemui Fatimah as. Seraya mengucapkan salam dan memperkenalkan dirinya satu persatu...

Salmah adalah wujud syurga yang merindukan Salman al-Farisi

Dzar-dzarah merindukan Abu Dzar al-Ghifari

Dan Maqdudah merindukan Miqdad al-Aswadi

Betapa Mulianya ketiga sahabat Nabi SAW tersebut hingga Syurga-pun rindu

Imam Ali juga dirindukan oleh Syurga, namun Bidadari Syurga itu sudah beliau jalani di dunia dan di akhirat. Ya!!! Fatimah adalah bidadari itu...

Dan di rumah kecil rumah peratapan, Fatimah adukan segala derita dan syukurnya hanya kepada Ilahi... Subhanallah wal hamdulillah wallahu Akbar... pengejawantahan sebagai hamba yang merendah, namun sayap-sayap ilahi yang tumbuh mengantarkan pada khadirat Ilahi dengan kepakan yang dahsyat...

Selamat atas kelahiran Fatimah binti Muhammad

Ali Ridho

/aliridho23

aku menyayangimu karena kau manusia kunjungi Blog Ane : http://aliridho23.blogspot.com/
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?