Ali Hasan Siswanto
Ali Hasan Siswanto

Pengamat politik dan penikmat Moralogi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Pada Saatnya Nanti

20 April 2017   16:39 Diperbarui: 20 April 2017   16:54 79 1 0

Pada Saatnya nanti,

Ketika musim berganti dan gugusan mendung yang ranum menitikkan tetes hujan pertama

Biduk kukayuh merapat ke dermagamu

Menyibak kabut keraguan

Mendamparkan hasrat hangat dibakar rindu

Pada Saatnya nanti,

Di ujung perjalanan kubingkai binar matamu bersama gelegak gairah jiwaku

Menjadi lukisan indah di lekuk cakrawala

Dalam leleh cahaya bulan melumuri langit ditingkah semilir angin laut dan tarian ombak membelai lembut kristal pasir pantai

Pada Saatnya nanti,

Akan kubuatmu terjaga dari lelap tidur lalu bersama merajut impian yang tak segera usai

Dalam genangan cinta dipalung kalbu dan getar cumbu tak berkesudahan