Marhaban ya Ramadhan

10 Juli 2013 02:20:13 Diperbarui: 24 Juni 2015 10:46:30 Dibaca : Komentar : Nilai :

Ramadhan datang menyapa

Entah mengapa jiwa serasa hampa

Tapi Ku pastikan keyakinan tidak lagi papa

Tuhan ... hanya pada-Mu kutitip segala nestapa

_____________________________ +

Ramadhan mengelus sejuk

Entah pada siapa mesti merujuk

Tapi Ku pastikan Iblis tak lagi membujuk

Tuhan ... hanya pada-Mu lah segala petunjuk

______________________________ ++

Ramadhan meraba lembut

Entah kenapa hati pun kalang kabut

Tapi Ku pastikan nama-Mu tetap ku sebut

Tuhan ... hanya pada-Mu segala pinta mendenyut

______________________________ +++

Ramadhan memeluk erat

Entah kenapa ibadah begitu berat

Tapi Ku pastikan paham tidak lagi sekarat

Tuhan ... hanya pada-Mu sandaran segala hasrat

_____________________________ ++++

Marhaban ya Ramadhan

Biarlah aku belajar menahan

Sebagai nikmat mahluk berTuhan

Tuhan ... pada-Mu lah segala keyakinan

Izinkan aku menitip rindu akan pertemuan

_____________________________ +-+-+

Adhye Panrita Lopi

Kampoen Boegis, 10 Juli 2014, menjelang Sahur pertama Ramadhan 1434 H.

Adhye Panritalopi

/adhyepanritalopi

Alumni Fak. Hukum Univ. Hasanuddin Makassar#Penyair dari Komunitas Halte Kayu Makassar#Penulis tetap di www.negarahukum.com# "AKAN ada banyak "WARNA" sebagi pilihan, tapi seorang SARJANA HUKUM harus berani menerima "HITAM dan PUTIH" sebaggi REALITA" ___Twitter @adhyjudo__FB: Adhye Panrita Lopi
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article