Mohon tunggu...
Zenita Varatiwi
Zenita Varatiwi Mohon Tunggu... Pengelolaan agribisnis politeknik pertanian negeri payakumbuh

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Kualitas Produk Kopi terhadap Kepuasan Konsumen

22 Januari 2021   16:18 Diperbarui: 22 Januari 2021   16:25 118 1 0 Mohon Tunggu...

Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan lainnya yang berperan penting sebagai devisa negara. Kopi tidak hanya berperan penting sebagai sumber devisa negara melainkan juga merupakan sumber penghasilan bagi tidak kurang dari satu setengah juta jiwa petani di Indonesia. Jenis kopi yang banyak dibudidayakan yakni kopi arabika dan robusta.

Cara pengolahan buah kopi yang dilakukan sesuai standar akan menghasilkan kualitas fisik dan cita rasa biji kopi yang maksimal. Kualitas cita rasa kopi yang dilakukan sesuai standar akan menghasilkan kualitas fisik dan cita rasa biji kopi yang maksimal. Kualitas cita rasa kopi merupakan perpaduan antara kualitas bahan baku serta cara pengolahan buah kopi.

Kualitas kopi merupakan komoditas yang menjanjikan untuk menjadi peluang bagi para pengusaha kopi. Kualitas kopi merupakan totalitas bentuk dan karakteristik barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang tampak jelas maupun tersembunyi.

Kualitas kopi dapat diukur berdasarkan produk yang dihasilkan untuk konsumen dan kualitas produk kopi akan menarik minat konsumen apabila diimbangi dengan kualitas kopi yang baik salah satu nilai utamanya adalah kepuasan konsumen.

Kepuasan konsumen merupakan fungsi persepsi dan harapan,  pelanggan tidak akan puas jika kinerja berada dibawah harapan mereka. Pelanggan puas jika kinerja memenuhi harapan pelanggan. Banyak perusahaan menfokuskan pada kepuasan tinggi karena para pelanggan yang kepuasannya hanya pas pasan saja mudah untuk berubah pikiran bila mendapat tawaran yang lebih baik. Kepuasan tinggi atau kesenangan yang tinggi menciptakan kelekatan emosional terhadap merek tertentu, bukan hanya kesukaan rasional hasilnya adalah loyalitas pelanggan yang tinggi. Kepuasan pelanggan adalah sebagai perasaan senang yang diperoleh melalui pengorbanan, kepuasaan adalah perasaan puas atau kecewa seseorang yang dihasilkan dari perbandingan peforma produk atau hasil dengan ekspetasi (harapan). Dalam menentukan kualitas kopi jika performanya kurang dari ekspetasi konsumen akan merasa tidak puas. Kepuasan pelanggan dapat dilihat dari ukuran atau dimensi kepuasan pelanggan (Kotler dan Keller, 2021), yaitu tetap setia membeli produk yang ditawarkan, merekomendasikan produk, bersedia membayar lebih dan memberi masukan.  Dalam memahami pengertian kepuasan pelanggan, perlu dicermati beberapa hal yang berkaitan dengan tercapainya kepuasan pelanggan. Untuk dapat memuaskan kebutuhan pelanggan, perusahaan dapat melakukan beberapa tahapan :
   a. Mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan
   b. Mengetahui proses pengambilan keputusan dalam membeli produk
   c. Membangun citra perusahaan
   d. Membangun kesadaran akan pentingnya kepuasan pelanggan.

Kotler dalam Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra (2011:314) mengidentifikasi ada empat model yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan, yaitu :
sistem keluhan dan saran
 Ghost shopping,
analisis berkurangnya tamu,
survey kepuasan pelanggan.
 Cita rasa kopi sangat bervariasi dan banyak sekali jenis jenis kopi didunia. Setiap negara penghasil kopi memiliki banyak varian dengan karakteristik rasa yang berbeda beda. Terdapat tiga kategori yang dapat menjadi penentu kualitas produk kopi yaitu aroma, tingkat keasaman dan body.

 Kualitas kopi terhadap kepuasan konsumen Gapoktan Surian Permai karena kualitas kopi itu sangat penting bagi konsumen. Gapoktan Surian Permai merupakan sebuah gabungan beberapa kelompok tani dengan pemilik yaitu Bapak Edra Novid S,Si. Beliau bercerita bahwa untuk memulai usaha yaitu kopi bapak Edra Novid megalami dua kali kegagalan. Bapak Edra Novid S,Si adalah mantan seorang karyawan yang pulang kekampung dengan niat ingin mengembangkan usaha kopi yang dibudidaya oleh orang tuanya. Modal yang dimilikinya saat itu adalah modal nekad dan juga modal uang dari hasil pesangonnya. Bapak Ed melakukan usaha tersebut lalu gagal uang modal yang digunakan habis dan tidak ada hasil satu pun, setelah itu bapak Edra Novid kembali ke Pekanbaru dan hilang semangat untuk melakukan usaha, akan tetapi istrinya kembali menyemangati dan bapak Ed kembali pulang ke kampung dan meminjam uang ke Bank untuk modal sebesar lima ratus juta rupiah. Uang yang dimaksudkan untuk modal usaha tersebut habis dan usahanya belum ada hasil apapun dan membuat Bapak Ed kembali mundur. Tetapi salah seorang pihak dari Dinas pertanian yang melakukan penyuluhan pertanian memberikan sebuah cerita kepada Bapak Ed dan dengan hasil cerita dan semangat yang di berikan Bapak tersebut Bapak Ed kembali membuka usahanya sampai menghasikan sebuah brand kopi yaitu Sumatra Arabika Minang Solok kopi yang lebih dikenal dengan nama SAM’S Coffee. Hasil pencapaian Bapak Ed tersebut Kopi Arabika Minang Solok ini banyak dikenal oleh pelaku usaha, peneliti dan penggiat perkopian dibeberapa daerah di Indonesai bahkan manca negara. Pada tahun 2014  Bapak Edra Novid S,Si selaku ketua Gapoktan Surian Permai mewakili Indonesia untuk memperkenalkan kopi Arabika Minang Solok ke Seatle Amerika bersama Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Dan Speciality Coffee Association Of Indonesia atau SCAI. Hasil festival yang diikuti oleh Bapak Edra Novid S,Si  memperoleh penghargaan kopi terbaik dan kegiatan ini membawa keberuntungan bagi Gapoktan Surian Permai karena mendapatkan permintaan kopi dari pasar Amerika sebanyak 10 kontainer.

Gapoktan Surian Permai, di gapoktan sudah memiliki modal yang lumanyan besar karena memiliki alat pengolahan yang lengkap dan juga memiliki cukup banyak modal yang diperoleh dari bantuan dan pinjaman, akan tetapi disana belum memiliki pengelolaan bisnis dengan baik. Di Gapoktan Surian Permai belum memiliki stuktur karyawan yang jelas dan pengelolaan bisnis dilakukan oleh pemilik sendiri. pemilik yaitu bapak Edra Novid S,Si beliau lah yang menghandle semua kegiatan yang ada di Gapoktan Surian Permai. Bapak Edra Novid yang melakukan pemasaran dan juga bapak Edra Novid sebagai pekerja yang apabila saat karyawannta tidak mood untuk bekerja. Bapak Edra Novid juga melakukan pencataan keuangan sendiri.

Kualitas kopi yang baik memiliki cara pengolahan buah kopi yang dilakukan sesuai standar akan menghasilkan kualitas fisik dan cita rasa biji kopi yang maksimal. Kualitas cita rasa kopi merupakan perpaduan antara kualitas bahan baku serta cara pengolahan buah kopi. Cita rasa kopi sangat bervariasi dan banyak sekali jenis jenis kopi. Kepuasan pelanggan dapat dilihat dari ukuran atau dimensi kepuasan pelanggan. Kotler dan Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra (2011:314) mengidentifikasi ada empat model yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan, yaitu:
 Sistem keluhan dan saran
 Ghost Shopping
 Analisis berkurangnya tamu
 Survei kepuasan pelanggan

Kualitas produk adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh SAM’S Coffee, dengan konsumen yang puas dapat memberikan dampak yang positif bagi SAM’S Coffee tersebut contohnya memberikan keuntungan, memperoleh loyalitas pelanggan, media promosi yang efektif.  Kabupaten Solok, pada ketinggian sekitar 1.200-1900 meter dari permukaan laut. Selain itu, unsur hara di kawasan pegunungan di Solok tergolong tinggi, sehingga pohon kopi dapat tumbuh dengan subur. Saat ini, minat para petani di Solok untuk menanam kopi terus meningkat. Tidak hanya kopi arabika, petani di Solok juga menanam kopi robusta di dataran yang lebih rendah. Dengan perkebunan kopi seluas 3.500 hektar, Kabupaten Solok pada tahun 2017 telah menghasilkan lebih dari 2.000 ton biji kopi. Pemerintah setempat memang tengah giat mengembangkan industri kopi dengan memberikan berbagai bantuan, seperti pupuk organik, pelatihan budidaya, dan infrastruktur pengolahan. Dengan pola pertanian organik dan seleksi kualitas yang baik, ke depannya diharapkan kawasan Solok Selatan terus mampu menghasilkan kopi berkualitas tinggi sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas, tidak hanya nasional, tetapi internasional.
Kepuasan konsumen sangat tergantung pada persepsi dan harapan kosnumen. Harapan harapan konsumen semakin berkembang seiring bertambahnya pengalaman konsumen. Menurut Gasperz (dalam Nasution, 2005) faktor faktor yang mempengaruhi persepsi dan harapan konsumen adalah kebutuhan dan keinginan yang berkaitan dengan hal hal yang dirasakan konsumen ketika mereka sedang mencoba melakukan transaksi dengan produsen atau perusahaan. Jika pada saat itu kebutuhan dan keinginannya besar harapan konsumen akan tinggi dan demikian sebaliknya. Pengalaman masa lalu ketika mengkonsumsi produk dari perusahaan maupun produk dari persaingannya. Lupiyoadi (2001) menyebutkan lima faktor utama yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kepuasan konsumen, antara lain kualitas produk, kualitas pelayanan atau jasa, emosi, harga dan biaya. Kualitas produk adalah kemampuan suatu produk dalam melaksanakan fungsinya dengan baik. Pelayanan adalah jasa atau service yang disampaikan oleh pemilik jasa yang berupa kemudahan, kecepatan, hubungan, kemampuan dan keramahtamahan yang ditunjukan melalui sikap dan sifat dalam memberikan pelayanan untuk kepuasan konsumen. Aspek aspek yang mempengaruhi kepuasan pelanggan adalah karakteristik produk atau brand, harga, pelayanan serta kualitas. Karakteristik produk atau brand adalah sesuatu yang khas atau mencolok dari suatu brand. Harga adalah jumlah uang yang harus dibayarkan dianggap sesuai dengan apa yang didapatkan. Cita rasa kopi sangat bervariasi, dan banyak sekali jenis jenis kopi didunia. Setiap negara penghasil kopi memiliki banyak varian dengan karakteristik rasa yang berbeda beda. Terdapat tiga kategori yang dapat menjadi penentu kualitas produk kopi, yaitu aroma, tingkat keasaman dan body. Defenisi kepuasan pelanggan yang meliputi tetap setia, membeli produk yang ditawarkan, merekomendasikan produk, bersedia membayar lebih dan memberi masukan/saran. Dari definisi tersebut dapat dikatakan apabila kinerja sesuai dengan harapan maka pelanggan SAM’S Coffee merasa puas yang dapat menjadi pelanggan setia terhadap SAM’S Coffee.

Kualitas kopi Sumatra Arabika Minang Solok (SAM’S Coffee) tidak diperlu diragukan lagi karna sudah banyak dikenal oleh beberapa orang baik sebagai pelaku usaha, peneliti dan penggiat perkopian. Gapoktan surian permai sudah banyak mendorong petani kopi untuk mendapatkan budidaya kopi arabica minang solok dibeberapa daerah solok seperti didaerah air batumbuk, alahan panjang, solok selatan dan beberapa daerah lain, agar produksi arabika minang solok dapat terpenuhi sebagai permintaan yang baik dalam dan luar negri, apalagi daerah solok merupakan daerah yang memiliki tanah dan iklim yang sangat baik untuk budidaya kopi arabika. Gapoktan surian permai juga sudah ditunjang dengan adanya kebun milik anggota kelompok tani yang merupakan anggotanya, para anggota selalu dilakukan pendampingan dengan standar pengolahan kopi arabika dengan baik dimulai dari pembukaan lahan, penanaman, perawatan dan pasca panen yang selalu dilakukan kontrol oleh team dari luar gapoktan seperti dinas perkebunan Sumatra Barat. Kopi arabika solok yang diproduksi di gapoktan ini sudah memiliki standar pengolahan kopi arabika dengan benar dan terpenuhi dengan kontrol. Pengawasan baik internal maupun eksternal sehingga kopi yang dikeluarkan dapat dikatakan jelas mulai dari bahan tanam, pasca panen dan roasting dan lain sebagainya, gapoktan surian permai juga membuka lebar bagi semua pihak untuk dapat pelaku dan penggiat kopi untuk datang dan berdiskusi serta melihat kebun, pengolahan yang mereka lakukan. Kopi solok yang sudah mulai dikenal oleh banyak pihak, sudah beberapa kali pula diikutkan dan diperdagangkan secara international oleh Gapoktan Surian Permai. Kopi arabica solok yang diproduksi gapoktan ini sudah memiiliki standar pengolahan kopi arabica dengan benar dan penuh dengan kontrol pengawasan internal dan eksternal, sehingga kopi yang dikeluarkan dapat dikatan jelas. Gapoktan Surian Permai juga membuka lebar bagi semua pihak untuk datang dan berdiskusi serta melihat kebun, pengolahan yang mereka lakukan. Selain itu pada kenyataannya biji kopi Indonesia yang berkualitas tinggi lebih banyak di ekspor ke luar negri, sedangkan untuk konsumsi nasional sebagain besar berkualitas kelas kedua. Oleh karena itu agar tidak lebih menghargai kopi Indonesia, mulailah minum kopi dengan kualitas tertinggi.

Dalam menentukan kualitas kopi di Gapoktan Surian Permai (SAM’S Coffee) yang baik pada saat melakukan penyanggraian sangat perlu diperhatiakan sekali prosenya. Penyanggraian yang biasa dengan roasting ialah merupakan proses pemanasan biji kopi dengan waktu dan suhu yang menjadi acuan hingga terjadi proses perubahan secara kimiawi yang signifikan, yaitu hilangnya berat kering terutama gas CO2 dan product pirolis votail yang lain. Penyanggraian kopi merupakan salah satu proses yang digunakan untuk meningkatkan kekompleksitasan bahan kimia dari biji kopi. Penyanggraian biji kopi dilakukan untuk mendapatkan aroma dari biji kopi yang dapat diterima saat akan diseduh. Proses penyanggraian juga diguanakan untuk mematangkan biji kopi yang masih basah menjadi biji kopi kering sehingga siap dikonsumsi. Proses penyanggraian kopi akan menghilangkan air yang berada dalam biji kopi yang akan menguap karena adanya proses pemanasan yang disebabkan oleh dinding mesin penyanggraian. Penyanggraian merupakan operasi kesatuan sangat penting untuk megembangkan sifat organoleptik spesifik (aroma, rasa dan warna) yang mendasari kualitas kopi. Proses sangria biji kopi dilakukan di ruangan yang berbeda dengan sortasi dan proses lainnya. Penyanggaraian dengan suhu rendah (1600C) menghasilkan biji yang belum tersanggrai selama 12 menit dilihat dari perubahan warna dan bau yang ditimbulkan. Penyanggaraian pada suhu 2000C selama 10 menit menghasilkan biji kopi yang tersanggrai dengan baik.

Adapun tips dalam menentukan kualitas kopi yang baik, yaitu :
Pilih yang freshly roasted baik tidaknya kualitas kopi bisa ditentukan oleh kesegaran roastednya
Idealnya usia kopi tidak boleh lebih dari dua bulan setalah proses pemanggangan dilakukan. Jadi hindarilah membeli kopi impor mengingat lamanya waktu distribusi bisa menurunkan mutu kopi tersebut adapun kualitas kopi terbaik 2 minggu setelah proses roasting dilakukan.
Membeli kopi dalam bentuk biji agar tidak tertipu dalam membeli kopi, sebaiknya beli biji kopinya langsung.Dengan begitu tidak perlu khawatir kopi telah dicampurkan dengan bahan bahan tambahan lainnya selain itu bubuk kopi rentan sekali terhadap air, udara dan cahaya yang bisa menurunkan kadar mutunya.
Perhatikan kemasan kopi, kalau dikemas dalam plastik, pasti kualitas kopi tersebut akan turun. Kemasan yang bagus menggunakan kantong yang berbahan aluminium karena permeabilitynya rendah sehingga oksigen tidak mudah masuk kedalam kemasan. Pada kemasan tersebut ada valve ini juga untuk mencium aroma kopi yang telah disangrai karena kopi yang terkena oksigen akan teroksidasi sehingga kualitasnya turun.
Memilih atau menentukan kualitas kopi yang baik juga harus mencium aroma biji kopi tersebut, hal ini akan membantu untuk menemukan biji kopi yang beraroma tinggi dengan mencium bau biji kopi akan lebih paham mana kopi yang bagus dan kopi yang biasa saja.

Di Gapoktan Surian Permai (SAM’S COFFEE) ada empat jenis pengolahan kopi yang berkualitas baik, yaitu sebagai berikut:
Proses Natural
Merupakan proses pengeringan kopi langsung dengan buahnya. Buahnya dipetik dari pohon lalu langsung dikeringkan dibawah sinar matahari lalu pada proses pengeringan lapisan ini masih menyerap kelembaban dari udara sehingga membuat jadi semakin lengket yang mirip tekstur madu. Proses natural ini dianggap mampu memberi notes ala buah buahan pada kopi dengan hints umum seperti blueberry, strawberry atau buah buahan tropis. Kopi pun cenderung memiliki keasaman (acidity) rendah, rasa rasa yang eksotis dan body yang lebih banyak.

Proses Full Wash
Biji kopi dengan proses fullwash akan banyak sekali tahapan pencucian, pada awalnya ketika buah kopi sudah dipetik buah kopi tersebut dimasukkan kedalam bak yang berisi air untuk memisahkan buah buah kopi tersebut. Akan terlihat ada yang tenggelam dan ada yang mengapung, jika buah kopi yang sudah matang maka akan tenggelam dan yang belum matang akan mengapung. Kemudian dilanjutkan dengan memisahkan biji kopi dari buahnya dan umumnya menggunakan mesin. Tapi walaupun sudah memisahkan biji kopi dari buahnya, masih ada buah kopi yang melekat dibiji kopi sehingga perlu dilakukan metode fermentasi dan juga pencucian dengan air agar buah menjadi lunak dan mudah untuk terpisah dari biji kopi secara sempurna. Untuk metode fermentasi sendiri merupakan tahapan dari proses pengolahan kopi yang perlu penanganan yang hati hati agar tidak mengganggu hasil akhir kopi. Setelah difermentasi pun kemudian biji kopi dicuci kembali sebelum masuk ketahapan lainnya dengan harapan lendir yang masih melekat tadi secara menyeluruh terpisah dari biji kopi.
Proses Semi Wash
Semi wash tidak melibatkan tahapan metode pencucian buah kopi yang begitu banyak seperti full wash, ketika menjadi biji kopi mungkin sekilas tidak terlihat perbedaan antara keduannya, namun perihal rasa secara umum proses semi wash akan memiliki body yang jelas dan berpotensi untuk sajian espresso. Buah kopi akan dipisahkan dengan biji kopi menggunakan mesin dan selanjutnya masih ada lendir buah kopi yang masih melekat akan disimpan sebentar. Sebelum masuk tahapan pengeringan buah kopi yang masih ada lendir melekat akan dibersihkan dengan air.
Honey
Merupakan buah kopi dikupas dan dikeringkan dengan lapisan mucilage yang masih menyelimuti biji kopi tersebut. Lalu saat proses pengeringan, lapisan ini masih menyerap kelembaban dari udara sehingga membuat jadi semakin lengket yang mirip tekstur madu, maka dari situlah muncul nama honey process.
DAFTAR PUSTAKA




Kotler dan Keller, (2021). Kepuasan pelanggan dapat dilihat dari ukuran dan dimensi pelanggan.

Kotler dalam Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra (2011:314). Mengidentifikasi ada empat model yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan.

Gasperz (dalam Nasution, 2005) Faktor faktor yang mempengaruhi persepsi dan harapan konsumen.

Lupiyoadi (2001). Menyebutkan lima faktor utama yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan kepuasan pelanggan.

Kotler dan Keller (2012). Ukuran atau dimensi kepuasan pelanggan

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x