Mohon tunggu...
Zaky Zamani
Zaky Zamani Mohon Tunggu... Guru - Konseling Terapi Mind Art

Guru, Motivator, Penulis Pemula.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Kertas Kosong

9 Desember 2023   08:08 Diperbarui: 9 Desember 2023   08:10 125
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pagi-pagi terbangun dari tidur demi menyenangkan hati. Berlabu mataku diantara sayur hijau yang akan ku hidangkan menu di pagi hari. Selalu menjadi pilihan terbaik dalam sejarah perjalanan menuju kesehatan yang sempurna.

Meniti tangga berjalan ditengah malam bersama kerumunan kunang kunang saling menerangi kehidupan mahluk angkasa luar yang mempesona sehingga membuat ku bahagia.

Terlihat tumpukan buku yang berserakan, tertiup angin diantara nya sehelai kertas terbang menyapa untuk mendapatkan perhatianku menggapai mimpi indah diujung pena.

Pena biru menandakan kertas kosong akan terukir tulisan indah, menjadikan halaman yang berarti dikemudian hari dalam catatan sejarah ku tulis nama lengkap serta cita-cita serta cinta sejati yang sempurna membuat suasana isi kertas menjadi lebih romantis.

Romantis di setiap kata yang kaya dengan warna warni garis lengkung menghias setiap goresan diatas kertas kosong yang berawal sepi tanpamu kini hidup bertambah semangat sebab pena biruku.

Hati yang bersih tapi kosong sama seperti buku-buku yang bersolek disetiap ruang perpustakaan hanya terpajang tanpa dibaca,  Kasihan dia ada namun kurang perhatian.

Buku hadir dalam dunia literasi, menjadi media bagi makhluk hidup yang mau berpikir. 

Salam Literasi 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun