Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Artikel Utama

Melihat Masalah dari Sudut Pandang yang Berbeda, Sebuah Strategi Pemecahan Masalah Matematika

18 Desember 2022   16:25 Diperbarui: 27 Desember 2022   02:00 1338
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: tangkapan layar pribadi

Dalam menyelesaikan masalah matematika ada banyak strategi yang bisa dilakukan,  beberapa di antaranya adalah :
1. Menemukan pola
2. Membuat tabel
3. Menyederhanakan masalah
4. Melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda
5. Membuat analogi
6. Melakukan uji coba
7. Berjalan mundur

Strategi mana yang akan dilakukan tergantung pada masalah yang ada. Dalam tulisan kali ini, saya akan mencoba membahas penyelesaian matematika dengan strategi melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda.

***

Suatu ketika  saya memberikan sebuah soal pengayaan pada siswa kelas 7 tentang luas segiempati sebagai berikut :

Ilustrasi belajar matematika,  Sumber gambar: Kelas Pintar
Ilustrasi belajar matematika,  Sumber gambar: Kelas Pintar

Sebuah persegi mempunyai panjang diagonal 10 cm. Berapakah luasnya?

"Seratus, Bu, " seorang siswa menjawab secara otomatis.  Saya tersenyum.

"Dari mana didapatkan jawaban seratus? " tanya saya.
"Sepuluh kali sepuluh? " jawabnya yakin.
"Bagaimana pendapat yang lain? " tanya saya pada kelas.
Siswa diam.  Mereka sudah merasakan kejanggalan.  Tidak mungkin jawabannya sesimpel itu, mungkin begitu yang ada dalam benak mereka.  

"Bagaimana cara mencari luas persegi? " tanya saya lagi.
"Sisi kali sisi,  Bu, " jawab siswa yang lain.
"Pintar,  di soal yang diketahui apa? "
"Diagonal, Bu, "
"Nah..,  kalau begitu? " pancing saya.
Siswa  yang menjawab seratus tadi tersenyum.
"Masih salah Bu.. " katanya.
"Tidak apa,  coba lagi.. , sekarang pikirkan lagi berapa jawabannya, " 

Siswa segera berdiskusi dengan teman satu kelompok.  Setelah beberapa lama seorang siswa,  Doni mengangkat tangan.
"Saya mau mencoba Bu, " katanya.
"Silakan Doni, " kata saya sambil menyerahkan spidol pada Doni.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun