Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno Artikel Utama

Menemukan Pola, Sebuah Strategi Pemecahan Masalah Matematika

25 Agustus 2022   16:43 Diperbarui: 26 Agustus 2022   06:52 637 34 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi belajar matematika| Sumber foto: Lum3n dari Pexels via Kompas.com

Salah satu strategi pemecahan masalah matematika adalah penemuan pola. Dalam tulisan ini akan dipaparkan tentang penggunaan penemuan pola dalam memecahkan masalah matematika, juga betapa keteraturan atau pola banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Strategi Pemecahan Masalah Matematika dengan Penemuan Pola

Dalam pembelajaran matematika tentang pola bilangan sering dijumpai soal seperti ini:

1. Pada barisan berikut, berapakah banyaknya noktah pada suku ke 50?

Sumber gambar: tangkapan layar pribadi
Sumber gambar: tangkapan layar pribadi
2. Pada barisan berikut, berapakah banyaknya noktah pada suku ke 50?3. Berapakah angka satuan dari 2^ 2000 + 3^950?

Sumber gambar: tangkapan layar pribadi
Sumber gambar: tangkapan layar pribadi
Untuk soal nomor satu dan dua biasanya ada dua cara yang dilakukan siswa untuk menjawab. Cara yang pertama adalah langsung menggunakan rumus.

Jumlah noktah yang ada di soal nomor satu menunjukkan pola bilangan segiempat.

Pola bilangan segiempat dirumuskan dengan Un = n ^2+ n. Jadi suku ke 50 adalah U50 = 50^2 + 50 = 2550

Jumlah noktah pada soal kedua menunjukkan pola bilangan segitiga yang dirumuskan dengan Un = 1/2 (n^2 + n).

Jadi banyaknya noktah pada suku ke 50 adalah U50 = 1/2 (50^2 + 50 )= 2550/2 = 1275

Ilustrasi belajar matematika, sindoNews
Ilustrasi belajar matematika, sindoNews

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan