Mohon tunggu...
Yuhana Kusumaningrum
Yuhana Kusumaningrum Mohon Tunggu... Penulis - Manusia

Tamu di Bumi

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Tujuh Putri Bintang ( fantasi ) part-1

13 Juni 2016   15:14 Diperbarui: 10 Oktober 2016   13:19 2554
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Sayap berwarna ungu milik Merope.

“Siapa ??  Siapa pencurinya ??” teriak Electra marah, “Kurang ajar !!”

“Kau yakin tidak meletakkannya di tempat lain Merope ?” tanya Celaeno.

Merope menggeleng dengan bingung.

“Untuk apa kau tanya lagi Celaeno ?  Sudah pasti Merope meletakkannya disini bersama dengan sayap kita yang lain kan ??” Electra masih berteriak.

“Kak, tenang sedikit. Kau membuat keributan,” kata Sterope.

“Tenang bagaimana sih ?  Benda milik kita dicuri orang, Sterope !  Dasar manusia ! Awas kalau…”

“Kita kan juga manusia kak,” potong Taygeta.

“Aku tak mau disamakan dengan manusia barbar seperti pencuri itu !  Dan seharusnya planet ini diikutsertakan dalam Federasi Planet-Planet Semesta Raya supaya mereka tahu peraturan bahwa mencuri itu tidak diperbolehkan !”

“Mereka belum siap, Electra. Kau tahu betul soal itu,” Maia berusaha menenangkan adiknya.

“Dan kau Alcyone !  Apa gunanya alarm anti pencurimu kalau tidak menimbulkan bunyi sama sekali ? Kau seharusnya membuat sayap itu bisa berteriak keras-keras, bukan hanya menangkap pencuri tanpa suara ! Itupun kalau si pencuri mencoba memakainya. Bagaimana kalau dia cuma mengambil dan membawanya ?”

Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun