Mohon tunggu...
Rizal De Loesie
Rizal De Loesie Mohon Tunggu... Administrasi - Seorang Lelaki Penyuka Senja

Rizal De Loesie, Terkadang Rizal De Nasution dari Nama asli Yufrizal mengalir darah Minang dan Tapanuli. Seorang Lelaki yang sering tersesat di rimba kata

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Pohon Rangas Kehidupan

3 Maret 2020   14:41 Diperbarui: 3 Maret 2020   15:40 137
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Rizal De Loesie

Engkau panggul bungkusan letih di pundak nasib yang tiada henti memeras embun. Dari mayang subuh dibangunkan kokok ayam betina yang kesepian.

Seperti siklus matahari nasib memutar tetap tidak pernah berubah arah. Menjamah di bahu-bahu perih yang lepuh. Kini jarum jam telah membungkuk melipat usia, satu persatu gugurlah daun-daun yang pernah kokoh.

Kini pohon merangas, memutih tulang-tulang, daun keriput telah mengantarkan banyak kisah yang remuk. Ranting yang pernah sesekali menyangga buah kemanisan.

Kita telah menimba lautan dengan membiarkan sampan takdir menghilir dengan menyerah kepada sang maha pencipta. Karena pada Nya, telah digariskan jauh dekatnya perjalanan.

Jangan pernah lagi membalik lembaran-lembaran yang akan menjadi tanah. Lihatlah ke ujung sana dengan cahaya-cahaya hati untuk belajar melupakan duniawi. Bersimpuhlah sebelum sebatang pohon rangas ini sebenar rebah...

Bandung, 2020

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun