Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Moviegoer | Best in Specific Interest Kompasiana Awards 2019

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"The Curse of the Weeping Woman", Kutukan dan Teror Mencekam Sang Legenda La Llorona

15 April 2019   08:49 Diperbarui: 17 April 2019   18:03 3213
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Berlatar tahun 1973, film ini berfokus pada keluarga Anna Tate-Garcia (Linda Cardellini), seorang pekerja sosial dan juga janda 2 anak, yang masih berusaha untuk menyeimbangkan kedua peran tersebut pasca meninggalnya sang suami. Kesulitan dengan dua peran yang harus dijalankannya sekaligus, membuat Anna kerap tak fokus dalam pekerjaannya.

Beberapa kasus yang seharusnya ditangani dirinya pun kemudian harus berpindah tangan ke orang lain. Namun ada satu kasus yang cukup aneh dimana Anna tak mau melepaskannya ke orang lain dan Ia pun bertekad untuk segera menyelesaikannya.

Adalah kasus Patricia Alvarez (Patricia Velasquez), seorang janda 2 anak yang kemudian dituduh melakukan penganiayaan terhadap kedua anaknya. 

Menemukan kedua anak Patricia dikunci dalam lemari pada proses investigasinya, membuat Anna akhirnya harus menolong kedua anak Patricia dan terpaksa memisahkan mereka dengan ibunya untuk sementara waktu.

Filmschoolrejects.com
Filmschoolrejects.com

Namun ternyata Anna tak benar-benar menyelamatkan anak-anak Patricia. Ada kekuatan supranatural besar yang ternyata masih berkeliaran meneror anak-anak Patricia. Bahkan tak hanya kepada anak-anak Patricia, kekuatan besar tersebut pun pada akhirnya juga meneror anak-anak Anna.

Teror yang ternyata bukan berasal dari manusia. Teror yang kemudian selalu diawali dengan suara tangisan menyakitkan seorang wanita, dimana legenda menyebutnya sebagai La Llorona.

Debut Apik Michael Chaves dan Peran Apik Linda Cardellini

Michael Chaves(variety.com)
Michael Chaves(variety.com)

Satu hal yang pasti, The Curse of the Weeping Woman memiliki jumpscare yang masih jauh lebih baik dari film spin-off terakhir dalam semesta Conjuring, The Nun. Michael Chaves cukup berhasil menunjukkan kepiawaiannya dalam meramu horor seperti yang dilakukannya pada film pendek The Maiden. Eksekusinya terkesan sederhana, namun cukup padat dan efektif memainkan kengeriannya.

Pergerakan kamera yang spekulatif bahkan shaky di beberapa adegan juga membuatnya cukup sukses membangun nuansa kengerian yang natural. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun