Mohon tunggu...
Yohanesnatonis Hans
Yohanesnatonis Hans Mohon Tunggu... Penulis - menulis dan petualangan adalah jalan hidupku

Penyuka sastra Menulis adalah salah satu wadah dimana kita akan tetap dikenang walau raga tak lagi berjiwa.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Persimpangan Jalan

23 April 2022   10:31 Diperbarui: 23 April 2022   10:32 58 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

      Saat rasa tak lagi sama,cinta dan benci enta kemana disitulah raga menringis menanti rasa yang perna ada .

   Takala rembulan tak lagi menemani malam,disitulah kuberdiri dengan sejuta kenangan ditemani kegelapan.

  Di persimpangan ini ku berdiri dengan rasa yang perna ada dan kini hilang enta keman, rasa yang hanya muncul dikala sendiri dan hilang di kala keramapian menyapa.

     Binggu rasanya ku memamahi hal itu tapi entalah ,mungkin begitu cara  semata meminta pertanggung jawaban dariku.

  Kembali kumelamum mengingat kenangan Yeng tersisa, kenagan yang sangat mudah diingat bagi kita yang memiliki memori tapi sangat sulit dilupakan bagi kita yang memiliki hati,rasio  dan akal Budi seakan kehilangan arah.

 Egoiska aku jika masih mengingat rasa ini?

Mungkin benar pendapat sebagian orang Yeng menganggap masa lalu hanyalah seonggok kenangan , tetapi bagiku masa lalu adalah sebuah penjara dimana hati dan rasaku tengelam didalamnya.

        Mampukah aku melupakan rasa ini ?

    Malam ini Di persimpangan ini  kubiarkan rasa ini pergi bersama keheningan malam.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan