Mohon tunggu...
Yogi Dwi Satrio
Yogi Dwi Satrio Mohon Tunggu... Dosen - Pengajar dan praktisi pendidikan

Berusaha terus menulis...

Selanjutnya

Tutup

Trip

Wisata Baru di Malang 2020 - Wisata Edukasi Bedengan

16 September 2020   18:47 Diperbarui: 16 September 2020   18:55 887
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Dengan letak di dataran yang cukup tinggi, sangat wajar jika Malang terkenal dengan wilayah yang sejuk. Selain terkenal dengan udara yang sejuk, Malang juga terkenal dengan wahana wisata edukatif yang sangat diminati wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal. Berjejer diantaranya, Jatim Park 1 (Wahana Permainan Anak), Jatim Park 2 (Secret Zoo), Jatim Park 3 (Wisata Musik dan Digital) dan yang terbaru adalah Wisata Edukasi Bedengan.

Wisata Bedengan sebenarnya adalah bumi perkemahan yang dikelola oleh perhutani dan warga setempat. berlokasi di dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Lokasinya yang tepat di pintu masuk hutan, membuat wisata bedengan memiliki kondisi yang masih sangat alami ditutup dengan pepohonan pinus yang menjulang tinggi.

Hutan Pinus Bedengan

kondisi pandemi Covid-19 sempat membuat wisata ini ditutup untuk menghindari kerumunan. Bahkan pada saat masuk kondisi new Normal atau kondisi normal baru, wisata bedengan masih ditutup untuk mempersiapkan fasilitas pendukung yang mendukung wana wisata yang aman dimasa pasca pandemi. Kondisi berbenah ini agaknya cukup mendapat dukungan dari pihak akademisi yang peduli terhadap persiapan wisata di era normal baru.

Universitas Negeri Malang (UM) sebagai Lembaga Pendidikan sangat berkonsentrasi untuk memanfaatkan segala media untuk meningkatkan minat belajar. melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M-UM) turun kelapangan bersama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, membantu & mendukung persiapan revitalisasi wisata bedengan.

Wisata Edukasi 2020

dokpri
dokpri
Program kerjasama tersebut menyulap wisata bedengan menjadi tidak hanya bumi perkemahan tapi juga menjadi wisata edukatif keluarga dengan mengikuti protokol kesehatan dan tidak merusak kondisi natural dari wisata bedengan. 

Pengelola wisata Bedengan mendapat banyak pelatihan tentang keamanan dalam penggunaan wahana permainan, pelatihan trainer outbond dan pelatihan pengelolaan wisata dengan protokol kesehatan untuk mempersiapkan diri pembukaan wisata setelah pandemi usai. 

Selain persiapan sumberdaya manusia, UM juga memberikan beberapa wahana edukatif yang dibuat di Wisata Bedengan, diantaranya, Jembatan titian, Flying Fox, Taman QR Edukatif, Hoverboard land.


Permainan Anak

dokpri
dokpri
Yogi Dwi Satrio, S.Pd., M.Pd., Dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Negari Malang dan juga sebagai salah satu pilot project dalam pengembangan sumberdaya manusia berkata," wisata bedengan merupakan wiasta yang sangat potensial untuk wisata edukatif, dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat membantu dalam mewujudkan wisata bedengan menjadi wisata edukatif berwawasan lingkungan". 

Banyaknya wahana edukatif yang telah disiapkan tentunya juga sudah melalui memiliki standar keamananan penggunaan dan syarat dengan muatan liburan yang edukatif.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun