Mohon tunggu...
Windarsih
Windarsih Mohon Tunggu... Penikmat Bumi Manusia

Mahasiswi kelahiran Wonogiri yang tengah merantau di Kota Semarang

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Elegi Tanah Palestina

12 Mei 2019   18:24 Diperbarui: 12 Mei 2019   18:42 589 2 0 Mohon Tunggu...

Aku minta maaf,

banyak waktu mata ini terpejam.

Aku begitu malu,

tak mengerti kabarmu saudaraku.

Aku sesungguhnya payah,

apatah jarak alasanku, basi memang.

Engkau boleh marah,

tetapi jangan menyerah, haram dan pantang.

Jika fajar tak selalu murni pengharapan

Ada banyak serangan buta dan siksaan

Jika terus mengejar tak henti melempar

Ada banyak remuk, air mata, serta pertumpahan

Langit tidak pernah cerah di situ

Setiap waktu bau darah menyerang saraf

Setiap waktu orang tak waras marah-marah

Tak ada waktu buat diam, pejuang

Runtuhan, asap, batu-batu terbang

Perkasanya tangan-tangan milik kalian

Biar kering, tersayat, setia berdiri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x