Mohon tunggu...
Weinata Sairin
Weinata Sairin Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Teologi dan Aktivis Dialog Kerukunan

Belajar Teologia secara mendalam dan menjadi Pendeta, serta sangat intens menjadi aktivis dialog kerukunan umat beragama

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tanggal 30-31 Desember

30 Desember 2021   21:06 Diperbarui: 30 Desember 2021   21:11 87 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kalender | sumber: in.pinterest.com

TANGGAL 30-31 DESEMBER

kita berada benar-benar di penghujung tahun saat ini
ada rasa takut
menghantui
kedirian kita
apkah kita akan sehat, segar dan hidup
menikmati fajar satu januari
atau tiba-tiba saja kita jatuh
di kamar mandi
lalu kita
takmampu bergerak lagi
diam
nir gerak
bahkan
tiada nafas tersisa
kita semua taktahu
semua misteri
confidensial
kita benar-benar insan fana
yang takbisa apa-apa

menjelang akhir tahun kita acap terfokus pada aspek-aspek luaran
yang non fundamental
kita atau keluarga kita
sibuk menyiapkan makanan dan atau masakan akhir tahun
sesuai dengan tradisi masing-masing
sub brenebun, semur, rica, nasi jaha, klapper taart
dodol, uli
atau apapun juga
kita abai untuk
melupakan dan mengampuni semua orang yang pernah melukai kita
dalam berbagai bentuk
di beragam media

mereka yang melontarkan ujaran kebencian berbasis sara
mereka yang menghina afiliasi politik kita
mereka yang takpernah membalas wa kita berbulan-bulan atau setahun
mereka yang menggeruduk perayaan natal kita
mereka yang menolak izin pembangunan rumah ibadah kita
mereka yang menyegel rumah ibadah kita melalui kuasa negara
atau kuasa angpouw
mereka yang mengusir kita dari desa karena beda aliran keagamaan
mereka yang melakukan kejahatan seksual terhadap anak-anak kita
dan melahirkan bayi-bayi
ya semua mereka saudara sebangsa
yang telah menzalimi kita
dengan sadar atau taksadar
kita wajib memaafkan
dan mengampuni
mereka
agar hidup damai sejahtera bisa kita alami di tahun yang baru
yang sedang datang menghampiri kita

kita benar-benar berada di penghujung tahun saat ini
kita harus
menyapa orang-orang terdekat di rumah kita
kita memohon pengampunan dari mereka
dan kita juga mengampuni mereka dengan tulus
ibadah tutup tahun didalam keluarga
memiliki makna  yang amat dalam
bagi hidup keakanan kita

menyongsong tahun baru
rumuskan akad dan tekad yang cerdas
komitmen baru yang bernas :
kita hidup suci seiring dengan imperatif agama
kita makin mengasihi orang-orang terdekat kita
dan keluarga besar
kita melaksanakan tugas tanggungjawab kita di institusi
dengan profesional, kredibel dan trust
kita makin bersandar pada kuasa ilahi
dan makin dekat kepadaNya
mari songsong hari-hari di penghujung tahun
dengan iman, harap dan kasih
dengan sikap devosional
sikap sujud menyembah kepada kuasaNya yang kekal, abadi
tiada terbatas.

Jakarta, 30 Desember 2021/pk.2.16
Weinata Sairin

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan