Warkasa1919
Warkasa1919 Karyawan Swasta

Setiap cerita pasti ada akhirnya, namun dalam cerita hidupku. Akhir cerita adalah awal mula kehidupan-ku yang baru.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Wanita di Penghujung Malam

4 Juli 2018   20:32 Diperbarui: 4 Juli 2018   20:56 487 0 0
Wanita di Penghujung Malam
wanita-di-penghujung-malam-10-jpg-5b3cc6afab12ae3472594412.jpg

Bagian Enam

*

" Kenapa harus dengan pernikahan?" Tanya-nya lagi sambil menatap tajam ke arah mataku.

" Abang pernah mendengar kisah Nabi Adam[i] dan Siti Hawa? " Tanyaku lagi sambil tersenyum menatap kedua mata-nya, sepertinya dia masih belum begitu mengerti dengan pertanyaan ku barusan, apa hubungan masalah yang sedang di hadapinya ini dengan leluhur mereka dulu? 

Alkisah setelah merasai dan memakan buah dari pohon tersebut, tampak dan terbukalah aurat mereka berdua. Karena muncul rasa malu, dengan susah payah, masing-masing berusaha menutupi aurat yang tampak dan terbuka itu dengan dedaunan yang ada di sekitar mereka.

  

Seketika sadarlah Nabi Adam dan Siti Hawa akan kekeliruan serta dosa mereka. Larangan yang telah Allah peringatkan justru telah mereka langgar. Pohon yang sama sekali jangan mereka dekati kini malah mereka makan buahnya, dan akibatnya tampaklah aurat mereka sendiri. Rasa penyesalan yang sedalam-dalam nya muncul, Nabi Adam dan Siti Hawa pun kemudian bertobat dan memohon ampunan Allah.

Allah memberikan ampunan-Nya serta menjatuhkan hukuman yakni memerintahkan Nabi Adam dan Siti Hawa pergi dari surga dan turun ke muka Bumi. Berbekal pengetahuan dan beberapa kalimat-kalimat dari Allah, Nabi Adam dan Siti Hawa pun turun ke muka Bumi.

  Saat diturunkan ke Bumi, Nabi Adam dan Siti Hawa saat itu terpisah di dua tempat yang berbeda. Adam merasakan kehilangan dan mencari-cari keberadaan Hawa, sedang Hawa sendiri pun demikian pula. Di muka Bumi yang terhampar luas itu, dengan susah payah mereka terus-menerus saling mencari.

Terhitung selama 40 hari barulah kemudian mereka berjumpa di sebuah bukit di jazirah Arab yang kemudian disebut dengan Jabal Rahmah[ii]. Macam-macam rasa muncul, bahagia, sedih, terharu, kasihan, dan rasa sayang. Adam dan Hawa akhirnya berkumpul dan menyatu kembali seperti sewaktu di dalam surga.

 "Karena aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dengan yang pernah di lakukan oleh nenek moyang kita dahulu. " Jawab ku sambil menutup cerita tentang kisah Nabi Adam dan Siti Hawa.

 

Lelaki berbadan gelap itu diam mendengar semua ceritaku barusan, begitu berat rasanya menerima kenyataan pahit ini. Begitu berat rasanya memutuskan dua pilihan ini. Disatu sisi dia ingin hidup normal seperti pasangan yang lain-nya, namun di lain sisi dia juga tau, jika memang persetubuhan adalah satu-satunya jalan untuk kesembuhan wanita yang begitu di cintainya itu.

  

Ingin rasanya dia mengatakan kepada lelaki muda di hadapan-nya ini, jika saat ini dia iklas jika lelaki muda di depan-nya itu ' mengobati ' wanita berkulit hitam manis itu tanpa dia harus menikahinya terlebih dahulu. Tapi demi kehormatan istrinya, dan juga demi kebaikan mereka berdua, sepertinya memang dia harus merelakan jika istrinya itu di nikahi oleh lelaki muda di hadapan-nya ini.

  

Dia begitu mencintai wanita di hadapannya itu, tapi dia juga sadar jika tetap memaksa agar lelaki muda itu tetap ' mengobati ' wanita itu tanpa harus melalui proses pernikahan terlebih dulu hanya akan semakin membuatnya terjerumus kedalam kubangan dosa.

  

Masih jelas dalam ingatan-nya, empat setengah tahun yang lalu ketika wanita berkulit hitam manis ini menolak dengan halus keinginan-nya yang pada saat itu begitu ingin meminang nya. Lalu berbekal informasi dari teman nya, dan bersama teman karibnya itu dia mencari dan pergi mendatangi orang tua yang dianggap orang pintar oleh orang-orang dikampung nya itu. Dan di hadapan nenek tua yang terkenal karena memiliki suami sembilan orang dikampung-nya itu, dia mengutarakan niat hatinya untuk memiliki janda kembang mantan teman sepekerjaan-nya dulu.

  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8