Mohon tunggu...
Wahyu Sapta
Wahyu Sapta Mohon Tunggu... Penulis - Penulis #Peraih Best In Fiction Kompasiana Award 2018#

Menyatulah dengan alam, bersahabatlah dengan alam, ikuti alirannya, lalu kau rasakan, bahwa dunia itu indah, tanpa ada suatu pertentangan, damai, nyaman, teratur, seperti derap irama alam berpadu, nyanyian angin, nyanyian jiwa, beiringan, dekat tapi tak pernah berselisih, seimbang, tenang, alam, angin, jiwa, mempadu nyanyian tanpa pernah sumbang...

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Tarian Terakhir Untuknya

14 Desember 2017   20:39 Diperbarui: 14 Desember 2017   20:55 1577
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Ada apa? Kau seperti menyimpan sesuatu? Katakan saja. Aku siap mendengarkannya."

"Aku.... ah, tak enak hati aku mengatakannya. Mungkin.... ehm.. mungkin ini tarian terakhir dariku untukmu."

Akhirnya aku bisa mengatakannya. Meski berat terasa. Sandy terkejut bukan kepalang. Ia bingung. Apakah ia salah padaku selama ini. Hingga aku harus berhenti menari. Aku lalu menjelaskan, bahwa aku menerima beasiswa. Dan itu sangat aku tunggu sejak lama. Jurusan yang aku ambil juga tak jauh dari dunia yang aku geluti selama ini.

Kulihat Sandy bernafas lega. Ia sedih. Tetapi harus merelakan. Demi cita-cita. Aku juga menjelaskan, jika aku lulus nanti, aku akan datang kembali padanya. Jadi, ia tak perlu takut kehilanganku.

"Sebenarnya setelah perform malam ini, ada yang ingin aku bilang ke kamu Icha. Tetapi, sudahlah. Lupakan. Mungkin suatu hari nanti."

"Katakan, Sandy. Atau tidak sama sekali. Aku ingin mendengarnya sekarang. Katakanlah!" desakku.

"Aku... aku mencintaimu!"

Deg!

***

This is my last dance for you,

I'm gonna leave you,

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun