Muda

Upaya Unisma Ciptakan Generasi Muda yang Berkualitas dan Bebas Narkoba

14 Mei 2018   12:35 Diperbarui: 14 Mei 2018   12:52 407 0 0

Pemuda merupakan salah satu pilar penting dalam perkembangan suatu peradaban, baik dari segi intelektualitas, kepribadian maupun ideologi. Pemuda yang berkualitas pasti akan menghasilkan karya-karya yang cemerlang dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sayangnya kondisi pemuda Indonesia saat ini masih banyak yang jauh dari kata "pemuda ideal".

Banyak dari pemuda Indonesia yang melakukan aktivitas yang tidak produktif bahkan cenderung negatif (pengguna narkoba), tidak memiliki jiwa kepemimpinan, dan rendah kepedulian terhadap isu-isu sosial yang terjadi di seliling tempat tinggalnya. Banyak sekali beredar berita tentang keterlibatan pemuda dalam hal penggunaan maupun peredaran/penjualan narkoba.

Padahal masa muda sesungguhnya adalah masa-masa yang paling produktif dalam kehidupan manusia. Masa muda seharusnya bisa digunakan untuk memperdalam ilmu, memperluas wawasan, mengembangankan potensi diri, dan hal-hal bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Dalam rangka ikut berpartisipasi membenahi kondisi pemuda Indonesia, Universitas Islam "45" Bekasi (biasa disingkat Unisma Bekasi) yang lokasinya berada di Jl. Cut Meutia No.83 Bekasi Timur, menerapkan sistem pendidikan dengan menyelaraskan antara keutamaan dalam beribadah, peningkatan akhlak dan moral serta tingginya mutu pendidikan dalam hal ilmu pengetahuan bagi mahasiswanya.

Mata kuliah yang diberikan porsinya diupayakan berimbang antara ilmu pengetahuan, kegiatan rohani (sholat jamaah bersama, pengajian/ceramah keagamaan), olah raga dan kegiatan kerja bhakti sosial di lingkungan. Keseimbangan antara pengetahuan, moral, spiritual dan aktivitas sosial, dengan tujuan dapat menciptakan "Generasi Muda Yang Berkualitas dan Bebas Narkoba".  Diharapkan dengan metode pengajaran seperti itu dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk bangkit menjadi generasi muda yang berkualitas, bersih dari pengaruh narkoba, dan turut ambil bagian dalam kontribusi pembangunan bangsa Indonesia.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswanya, pihak manajemen Unisma Bekasi berusaha selalu menghadirkan dosen-dosen terbaik yang memang kompeten di bidangnya masing-masing. Hal ini untuk mendukung munculnya lulusan-lulusan yang berkualitas, baik dari segi pendidikan maupun moralnya.

Dan itu sudah terbukti dalam hal prestasi, beberapa kali mahasiswa Unisma Bekasi meraih kejuaraan yang diadakan se Jabodetabek, antara lain  : Juara 1 & 2 Festival Padua Suara Mahasiswa se Jawa Barat Tahun 2001, Juara 1 Kejuaraan Sepakbola antar Perguruan Tinggi se Jabotabek Tahun 2001 & 2002, Juara 1 MTQ Tingkat Remaja Putra Kecamatan Bekasi Utara Tahun 2001, Juara 1 MTQ Tingkat Remaja Putri Kecamatan Jatiasih Tahun 2001, Juara 3 Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Dalam Penyediaan Energi Listrik se Jabodetabek Tahun 2004 dan Program Indosat Telco Project Competition Tahun 2005 Regional Jabodetabek - Banten untuk kategori hardware.

Disamping itu untuk meningkatkan rasa kepedulian pada lingkungan, mahasiswa Unisma Bekasi diajak untuk melakukan kerja bhakti sosial di lingkungan sekitar kampus maupun di wilayah - wilayah tertentu yang sudah dipilih (misalnya pada saat terjadi musibah banjir, atau sekedar membersihkan sampah dan saluran air yang mampet). Kegiatan ini dimaksudkan agar setelah lulus nanti mahasiswa Unisma Bekasi menjadi orang-orang peduli dengan lingkungan dan tanggap akan kebutuhan disekelilingnya. 

Terkadang Unisma Bekasi menyelenggarakan acara seminar/talk show dengan menghadirkan nara sumber yang merupakan alumni dari Unisma Bekasi, dan sudah mempunyai kedudukan yang cukup penting di sebuah instansi. Hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi bagi adik-adik kelasnya yang saat ini tengah menuntut ilmu di Unisma Bekasi. Bahkan ada satu fakta  yang cukup menarik untuk diketahui, yaitu keberadaan beberapa dosen yang merupakan alumni dari Unisma Bekasi . Tentunya hal ini menjadi penyemangat tersendiri bagi mahasiswa yang dibimbing oleh dosen tersebut, karena selain memberikan ilmu pengetahuan tentunya dapat juga sekaligus menjadi motivator.