Mohon tunggu...
VIKTORINUS REMA GARE
VIKTORINUS REMA GARE Mohon Tunggu... Guru - Apa adanya,jujur,bertanggung jawab dan pekerja keras
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pejuang Kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Menepis Badai (Cerita Bersambung)

1 Maret 2021   07:46 Diperbarui: 1 Maret 2021   18:45 205
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi ketika setiap manusia bertahan dalam setiap kehidupan (m.kaskus.co.id)

" Terima kasih,pak",jawbabku dengan mata berkaca-kaca. "Aku berjanji akan datang tepat waktu pak ", kataku.

" Baik, sekarang kamu pulang dan besok, kamu mulai kerja", kata pak Herman.

Dalam perjalanan pulang menuju kost, di dalam hatiku, tak henti-hentinya aku bersyukur kepada Tuhan. Atas kebijaksanaan-Nya menjawabi kesusahanku melalui pak Herman pimpinan proyek pembangunan Gudang pabrik Sea Food.

Selama dua bulan Aku bekerja sebagai kuli bangunan di tempat tersebut sampai pekerjaan proyeknya selesai. Pagi pukul 08.00 s/d pukul 13.00 aku kerja sebagai kuli bangunan dan siang pukul 13.30 s/d pukul 15.00 aku kuliah.

Setelah proyek pembangunan Gudang pabrik Sea Food selesai, melalui iklan lowongan kerja pada kolom surat kabar Harian Fajar ada penerimaan tenaga cleaning service . Aku mendatangi perusahaan penyedia jasa cleaning service sekaligus memasukan lamaran dan aku diterima sebagai tenaga kebersihan jalan dengan upah Rp. 120.000/bulan dengan jam kerja pagi pukul 05.00 s/d pukul 07.30 wita dan soreh pukul 17.30 s/d pukul 18.30 dengan rute tugas membersihkan jalan sepanjang kurang lebih 1 km disepanjang ruas jalan Pengayoman kompleks perumahan Panakukang Mas.

Aku bekerja di perusahaan kebersihan itu selama dua bulan setelah itu aku minta berhenti karena aku harus mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Semester I di kampus.

Setelah Ujian semester I, aku memanfaatkan waktu liburan semesteran bekerja sebagai kuli bangunan. Setelah memasuki perkuliahan semester II, aku tetap bekerja sebagai kuli bangunan paruh waktu.

Bulan Mei 1998, aku mencoba mengikuti testing Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan pilihan program studi pilihan pertama kehutan (Universitas Hasanudin), pilihan kedua Pendidikan Fisika (Universitas Negeri Makassar) dan pilihan ketiga Pendidikan Biologi ( Universitas Negeri Makassar)

Setelah mengikuti UMPTN, aku tetap melanjutkan kerja sebagai kuli bangunan pada proyek pembangunan Gedung Bank Danamon di sekitar lapangan Karebosi Makassar dengan upah Rp.7.500/hari.

Baru tiga minggu bekerja sebagai kuli bangunan di proyek tersebut, pengumuman hasil testing UMPTN melalui media cetak harian Fajar Makassar, aku salah satu peserta testing yang lulus pada program study Pendidikan Fisika Universitas Negeri Makassar. Tiga hari diberi kesempatan semua calon mahasiswa yang dinyatakan lulus UMPTN untuk pendaftaran ulang di masing-masing kampus sesuai dengan program study dimana calon mahasiswa tersebut lulus.

Aku berhenti kuliah di STITEK juga berhenti kerja sebagai kuli bangunan di proyek tersebut. Dengan modal uang yang didapat dari kerja sebagai kuli bangunan di proyek pembangunan Gedung Bank Danamon selama tiga minggu, aku gunakan untuk biaya melengkapi bahan untuk kebutuhan pendaftaran ulang. Salah satu persyaratan dari semua persyaratan dalam pendafaran ulang adalah harus melunasi pembayaran uang SPP semester I sebesar Rp.180.000 /Semester.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun