Mohon tunggu...
Usniaty
Usniaty Mohon Tunggu... Publisher

□ Spesifikasi Komunikasi Massa @Teknologi Komunikasi, Publisher, Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Jpa.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Selamat Tinggal "Hawa Nafsu"

11 Mei 2019   06:13 Diperbarui: 12 Mei 2019   13:05 71 10 2 Mohon Tunggu...

Selamat tinggal 'Hawa nafsu'

Itu yang ingin diucapkan setiap waktu oleh seorang mahluk yang bernama Manusia

Namun kalimat itu sepertinya tidak henti-hentinya mengikuti manusia kata sejuta makna yang seperti tiada habis-habisnya

Seperti menjilati belati berdarah, semakin dijilati semakin haus darah walau berkubang dan menjijikkan namun yang bernama hawa nafsu selalu mengitari dan melingkupi manusia

Kemanapun manusia berlari, selalu diikuti ke gunung ke lembah 

bahkan di balik tembok yang sangat keras namun yang bernama hawa nafsu 

Meruntuhkan tembok tersebut sampai berkeping-keping menjadi debu

Manusia sering tidak berdaya

Bahkan semakin tidak berdaya 

walaupun dikelilingi dengan ayat-ayat Suci 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN