Mohon tunggu...
Umar Soleh
Umar Soleh Mohon Tunggu...

Daku hanyalah semi kerdil, dari bebijian diantara bebijian lainnya. Daku sekedar penjaja sulaman kata dan pemain gaung rima

Selanjutnya

Tutup

Puisi

"Barakallahu Laka wa Barakaalaika wa Jamaa Bainakima fii Khair"

10 Juli 2018   05:28 Diperbarui: 10 Juli 2018   06:16 0 0 0 Mohon Tunggu...

Menyodorkan tangan untuk diamanahi

Menyambut sebuah janji, 'Mitsaqan Ghaliza', ia ternamai

Qur'an menyebutnya hanya tiga kali

Janji aLlah pada NabiNya, Janji aLlah pada kaum bani israil, dan Janji dalam pernikahan

Kenapa lelaki tampak bergetar

Tidakah engkau tahu

Terbayang mungkin, aLlah angkat gunung thur di sisi pundaknya

Sebagaimana aLlah angkat dihadapan bani israil

Seolah ia harus pikul itu

Sebagai amanah yang bukan main-main adanya

Seketika itu si wali dihadapnya

Dalam bacaan ijabnya

Ia seolah berkata dalam bahasa singkat tapi berat maknanya

'Aku serahkan semua urusan anakku padamu, dari dunia hingga agamanya, engkau yang bertanggung jawab atasnya,

Tidakah itu membuat berkeringat?

Dalam debar yang berlomba dengan nafas

Mantap lelaki itu menjawab qabul

Dengan kekata yang tak panjang

namun luas arti dan maknanya

'Aku terima amanah ini, dengan memohon pertolongan aLlah untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah diambil atas nama aLlah'

Gemuruh tahmid mengiringi

Disela air mata yang ditahan-tahan

BarakaLlahu laka wabaraka'laika wa jama'a bainakuma fii khair

Berkah atas apa yang disuka

Berkah atas apa yang tak disuka

Kebaikan pada berkumpulnya dua insan hingga akhir

Ungkapan indah do'a dari para tercinta

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x