Mohon tunggu...
Tubagus Encep
Tubagus Encep Mohon Tunggu... profesional -

Asal Pandeglang, Kakek 1 Cucu, belajar mengajar di madrasah dan ingin terus belajar............E-mail: tebe.ncep@gmail.com, Twitter: @TebeNcep IG: tubagusencep

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Mengunjungi Solo Gratis, Berkat Menulis

27 Juni 2014   03:59 Diperbarui: 18 Juni 2015   08:42 45
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
PGS (pusat Grosir Solo) Solo (foto:pusatgrosirsolo.com)

Pada salah satu ruangan lab terlihat sebuah alat yang menarik penulis terus berputar mirip mainan binatang Hamster. Terlihat produk tablet tengah diuji masa/waktu hancur serta hingga tingkat kerapuhannya.

Apa yang terlihat dan disaksikan langsung membuat keyakinan penulis terhadap produk-produk Deltomed menghasilkan satu kata saja: "sempurna".

Kunjungan ke pabrik Deltomed memberikan pembuktian langsung seperti yang telah dipaparkan oleh Nyoto Wardoyo dan Abrijanto SB saat pertemuan di acara Nangkring Deltomed-Kompasiana pada tanggal 17/5/14 lalu di Jakarta.

[caption id="attachment_330928" align="aligncenter" width="404" caption="Toko jamu/bahan baku jamu Arum Sari, Solo. (dokpri)"]

1403786838603521348
1403786838603521348
[/caption] Toko Jamu & Bahan jamu (simplisia) Arum Sari, pukul 17.00-17.30 wib

Lembayung senja belumlah menghilang dari penglihatan, namun ibu Agatha Nirbanawati kepala rombongan tur segera menggiring rombongan menuju penginapan, mengingat jadwal acar tur yang lumayan padat.

Melengkapi pengetahuan kompasiar akan dunia herbal, sebelum tiba ke penginapan rombongan tur diarahkan menuju toko Arum Sari yang terletak di jalan Jl. Muh. Yamin 136 Solo Kota/Serengan. Sebuah toko yang menjual beragam jamu dan bahan baku serta olahan dari berbagai bahan herbal Indonesia.

Kesempatan ini dimanfaatkan penulis untuk meminum jamu seduhan "Batuk Angin" dengan harapan batuk-batuk yang menyerang penulis dari awal pemberangkatan penulis mulai mereda.

Beragam simplisia atau bahan baku jamu, aneka minuman wedang herbal yang tertata rapih dan indah tanpa sadar menggerakkan telunjuk penulis mengarahkan pada wedang wuh, minuman jenggelak serta beberapa bungkus olahan herbal yang segera disambut pramuniaga toko Arum Sari dengan membungkusnya menjadi oleh-oleh pilihan penulis.

14037874081789097881
14037874081789097881
Griya Teratai dan Kompasianer Solo (dokpri)

Griya Teratai Guesthouse&Spa, pukul: 17.45-19.30 wib.

Berkejaran dengan adzan magrib tiba, rombongan tiba di tempat menginap di sebuah griya yang pada pandangan pertama nuansa homey-nya kental sekali. Terletak agak menjorok ke dalam dari lalu lintas utama, griya ini jauh dari kebisingan suasana jalan utama di wilayah Mangkubumen ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun