Mohon tunggu...
Trian Ferianto
Trian Ferianto Mohon Tunggu... Auditor - Blogger

Menulis untuk Bahagia. Penikmat buku, kopi, dan kehidupan. Senang hidup nomaden: saat ini sudah tinggal di 7 kota, merapah di 5 negara. Biasanya lari dan bersepeda. Running my blog at pinterim.com

Selanjutnya

Tutup

Hobby Artikel Utama

Framework 90 Hari Nulis Buku: Cara Santai Menuntaskan Naskah Buku Pertamamu

21 Juli 2022   08:39 Diperbarui: 22 Juli 2022   19:00 1039
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ide/Sub poin #1 (250 kata)

  • Ide/Sub poin #2 (250 kata)

  • Ide/Sub poin #3 (250 kata)

  • Ide/Sub poin #4 (250 kata)

  • dst.

  • Saat ini kita sudah memiliki tumpukan ide utama yang bisa kita 'kunyah' dengan lebih ringan di kala santai, yakni target menulis hanya 250 kata. Ini setara 1 caption panjang, atau hanya beberapa paragraf saja. Bahkan lebih pendek dari 1 postingan blog.

    Target 250 kata ini akan terasa ringan bagi mental. Kita tidak diintimidasi oleh 60.000 kata tapi cukup hanya menaklukkan 250 kata saja. Sangat mudah bagi Anda yang sudah memilih tema sesuai dengan langkah pertama dari framework kita tadi: hal yang Anda kuasai, berpengalaman, bekerja di bidangnya, atau yang memang menjadi minat Anda.

    6. 'Kunyah' dan selesaikan setiap ide yang sudah tersusun

    Nah, 'permainan utama' dari framework 90 hari menulis buku ada di tahap ini. Kita wajib bermain secara rutin dan menjalani 'atomic writing' secara disiplin. 

    Atomic writing adalah istilah yang populer di dunia kepenulisan akhir-akhir ini yang bermakna 'menuliskan 1 hal kecil dengan 1 ide utama dengan maksimal 300 kata'. 

    Teknik atomic writing dapat segera kita selesaikan dan sharing via sosial media untuk segera mendapatkan respon dan kepuasan pribadi telah menuntaskan 1 konten. Kedua hal ini penting untuk perbaikan kita menulis dan untuk menjaga energi menulis kita.

    Jangan meremehkan hal-hal kecil yang kita lakukan secara rutin. Sebagaimana pernah saya bahas di tulisan 'Show your work', satu konten kecil yang kita timbun secara rutin akan menjadi tumpukan karya monumental yang dapat kita banggakan.

    7. Lakukan editing hanya jika semua ide utama sudah terisi penuh!

    HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    5. 5
    6. 6
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Hobby Selengkapnya
    Lihat Hobby Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
    LAPORKAN KONTEN
    Alasan
    Laporkan Konten
    Laporkan Akun