Mohon tunggu...
Tito Adam
Tito Adam Mohon Tunggu... Social Media Specialist | Penulis | Fotografer | Editor Video | Copy Writer | Content Writer | Former Journalist

Senang untuk belajar dan belajar untuk senang | Instagram @titoadamp | Email titoadamp@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Bukber Virtual Bisa Jadi Ladang Amal Ibadah di Bulan Ramadan

25 April 2021   20:23 Diperbarui: 25 April 2021   20:49 313 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bukber Virtual Bisa Jadi Ladang Amal Ibadah di Bulan Ramadan
Ilustrasi. Sumber: Tribunnews

Sudah dua kali puasa kita harus melewatinya di masa pandemi. Gak bisa ketemu dengan keluarga di kampung, gak bisa kumpul bareng teman lama.

Semua harus dijalani dengan serba digital. Apa-apa digital, meeting digital, ketemu juga digital. Lalu, buka bersama bisa digital?

Jaman sekarang, teknologi sudah mulai berkembang. Sudah banyak yang pegang smartphone, ya meskipun banyak pula orang tua di daerah gak pegang handphone.

Sebenarnya, pertanyaan besarnya adalah bagaimana cara buka bersama dengan keluarga secara digital tapi bisa jadi ladang amal?

Hal yang paling sederhana adalah kamu bisa mengirimkan orang tua atau keluargamu di kampung halaman berupa makanan. Baik itu makanan sudah matang atau kebutuhan bahan pokok.

Dulu mungkin akan jadi pertanyaan besar, gimana caranya ajak makan enak keluarga di kampung halaman. Sekarang, semua serba ada, tinggal kamu buka smartphonemu dan buka aplikasi pesan-antar makanan.

Dua aplikasi besar di Indonesia, yaitu Gojek dan Grab, bisa kamu manfaatkan. Itu pun belum termasuk aplikasi-aplikasi resto besar. Kamu tinggal pilih mau makan apa, pilih lokasi rumah kampung halaman dan tinggal tunggu.

Sambil menunggu makanan datang, kamu bisa video call untuk say hai kepada keluargamu di kampung halaman. Itung-itung sebagai kegiatan ngabuburit dan kasih surprise keluargamu.

Usai makanan datang, bisa deh kamu makan bareng sambil video call keluargamu. Mungkin banyak yang menolak ide ini, karena pasti lebih enak ketemu.

Iya lebih enak ketemu. Tapi pandemi belum reda. Jangan sampai mereka yang di sana sudah stay alert, tapi kamu membawa virus yang membuat keluarga di kampungmu tertular.

Ini bukan masalah dosa atau tidak berdosa, ini adalah bakti dan istiqomah kita menjaga keluarga kita tetap utuh. Resikonya, jika kamu tertular atau kamu menulari tentu bisa sampai kehilangan nyawa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN