Mohon tunggu...
Padika
Padika Mohon Tunggu... youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Petani separuh hati dan penulis recehan youtube.com/c/kedaipolitikindonesia

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

Waspada, Tim Sukses yang Kecewa Bisa Membunuh Presiden

4 Juli 2018   19:26 Diperbarui: 4 Juli 2018   19:38 0 13 13 Mohon Tunggu...
Waspada, Tim Sukses yang Kecewa Bisa Membunuh Presiden
Kartun Charles Guiteau, Tim Sukses Pembunuh Presiden [sumber: Puck Magazine, 13 Juli 1881/Library of Congres]

Tuan-Tuan dan Nyonya-nyonya yang hendak mencalonkan diri sebagai presiden hendaknya berhati-hati terhadap tim sukses dan loyalis Anda. Jika dikecewakan, mereka mungkin saja membunuh Anda. Demikianlah sejarah memberi pelajaran.

Simak kisah berikut.

Pagi itu, 2 Juli, Jenderal James Garfield sedang bersemangat. Ia akan berlibur, melepas pening di kepalanya oleh perdebatan dengan orang-orang Partai Demokrat di parlemen.

Jenderal Garfield baru 4 bulan menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-20 setelah mengalahkan Jenderal Hancock, sesama veteran perang sipil yang baru saja berakhir.

Sudah sejak beberapa pekan sebelumnya, Presiden Garfield merencanakan liburan musim panasnya. Ia akan terlebih dahulu berpidato dalam acara di alma maternya, William College.

Sebelum pukul 9, Presiden Garfield menuju Stasiun Kereta Api  Baltimore and Potomac. Ia hanya ditemani Sekretaris Negara James Blaine dan seorang portir. Mereka hendak menumpang kereta pukul 9.30.

***

Hari itu, 2 Juli 1881, lebih pagi dari Garfield, seorang pria yang tampak lusuh memeriksa kembali revolver yang dua pekan sebelumnya ia beli dengan uang pinjaman. Dalam benaknya, ia akan menuntaskan tugas suci, menyelamatkan partai Republik dan Amerika Serikat dari seorang pembohong, seorang tukang ingkar janji.

Ia kemudian bergegas menuju Statius Kereta Api Baltimore dan Potomac, menunggu di dalam, menatap ke arah pintu masuk. Sesekali jemarinya ia masukkan ke dalam kantung jas lusuhnya, memeriksa revolver yang dingin mendekam di dalamnya.

Presiden Garfield dan Sekretaris Negara James Blaine akhirnya tiba. Mereka masuk ke dalam stasiun, tersenyum dan membalas sapaan orang-orang  di sana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN