Mohon tunggu...
Ragu Theodolfi
Ragu Theodolfi Mohon Tunggu... Lainnya - Penikmat seni, pencinta keindahan

Happiness never decreases by being shared

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Menyusun Tugas Akhir Tidak Sesulit yang Dibayangkan

15 Oktober 2021   06:05 Diperbarui: 15 Oktober 2021   20:27 1083
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi mahasiswa sedang memikirkan tugas akhir.| Sumber: Pexels via Kompas.com

Patuhi rambu-rambu penulisan

Ibarat rambu lalu lintas, setiap penulisan tugas akhir memiliki rambu atau aturan tersendiri. Batas margin, ukuran huruf, spasi, penulisan bahasa asing, cara menulis sumber rujukan dan lain sebagainya semua ada aturan mainnya. 

Sayangnya, banyak yang tidak teliti memperhatikan hal kecil ini, sehingga pada saat melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing, sering mendapatkan 'catatan' yang indah. Padahal, biasanya semua rambu ini telah dituangkan dalam panduan penulisan. 

Tulisan yang mengikuti aturan penulisan akan terlihat rapi dan menarik. Bila sudah menarik, pasti akan dilirik untuk dibaca. Ini juga dilakukan untuk mengurangi fokus pembimbing mengoreksi cara penulisan, sehingga lebih banyak waktu untuk mengintip konten tulisan itu sendiri.

Memahami karakter dosen pembimbing

Jangan buru-buru menyimpulkan informasi yang didapat dari mahasiswa lain yang pernah dibimbing oleh dosen yang sama, apalagi bila ada cerita-cerita 'miring' berkaitan dengan dosen tersebut. 

Label dosen galak, watak keras, senang tidak meluluskan mahasiswa bimbingan sering jadi bagian dari kisah 'miring' yang beredar di seputaran mahasiswa.

Pepatah tak kenal maka tak sayang, benar-benar berlaku dalam situasi ini. Memahami kebiasaan sehari-hari sang dosen, misalnya jam masuk kampus, tingkat kesibukan dosen dan lain-lain adalah informasi penting untuk diketahui. Cari informasi tentang dosen pembimbing dari sumber yang netral, misalnya pegawai administrasi, satpam atau sopir. 

Membangun komunikasi yang baik dengan dosen. Ketika berbicara atau mengirimkan pesan teks, gunakan bahasa formal, sopan, menyebutkan nama lengkap, maksud dan tujuan secara jelas dan singkat. 

Membuat janji temu dengan dosen. Ini berlaku bila dosen mungkin memiliki kesibukan yang lain atau sedang tidak berada di tempat. Bila pesan teks belum direspon meskipun telah centang biru, jangan buru-buru mengirimkan pesan berikutnya.

Mungkin saat itu dosennya sedang sibuk. Tunggulah dua atau tiga hari kemudian untuk mengirimkan pesan berikutnya. Patuhi janji yang dibuat. Buat alarm, bila perlu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun