Mohon tunggu...
Teti Taryani
Teti Taryani Mohon Tunggu... Guru - Guru

Guru yang suka menulis. Author novel: Rembulan Merindu, Gerai Kasih, Dalam Bingkai Pusaran Cinta. Kumcer: Amplop buat Ibu, Meramu Cinta, Ilalang di Padang Tandus. Penelitian: Praktik Kerja Industri dalam Pendidikan Sistem Ganda. Kumpulan fikmin Sunda: Batok Bulu Eusi Madu, Kicimpring Bengras.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Siap, Laksanakan!

25 Januari 2023   16:59 Diperbarui: 25 Januari 2023   17:05 166
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen pada antologi Mencintaimu dalam Sunyi (Dokpri)

"Bang, jangan lupa, dekorasinya harus sesuai tema. Warnanya dominan putih dan variasi hijau jangan lebih dari lima puluh persen. Terus, daunnya menjuntai seperti sosok rambut putri yang seksi."

Amy menyampaikan hal itu untuk ketiga kalinya. Bibir merah delimanya bergerak-gerak semakin menambah daya tarik aura kecantikannya yang tak lekang sepanjang tatap mataku.

Kutarik napas yang sedikit sesak. Ah, tak sepantasnya aku memanfaatkan kesempatan untuk menikmati kecantikan yang bukan milikku.

"Gimana, Bang? Kok bengong?" tanya Amy dengan bola mata yang menembus lapisan hatiku yang paling dalam.

"Habis aneh! Sejak kapan ada putri berambut hijau menjuntai?" ledekku menggodanya.

Amy menjulurkan lidah. Membuatku merinding lantaran tak ingin kehilangan momen indah semacam ini.

"Baaang! Ih, ngeledek mulu!"

"Ya, deh! Siap, laksanakan!" jawabku dengan sikap sempurna plus hormat di dahi.

"Harusnya kamu bersyukur dapat orderan dari sahabat terbaik," gerutunya lucu.

"Seneng sih, iya. Cuma bawelnya itu, ampyuun...!" bisikku sedikit keras.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun