Mohon tunggu...
Teguh Ari Prianto
Teguh Ari Prianto Mohon Tunggu... Penulis - -

Kabar Terbaru

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Kepemimpinan Berkarakter dalam Ruang Pengaderan Gerakan Pramuka di PKBM

3 November 2022   13:37 Diperbarui: 8 November 2022   09:32 827
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anggota Pramuka melakukan kegiatan di Lereng Gunung Salak, Bogor, tahun 2018.| KOMPAS/Dokumentasi pribadi

Pada penetapan tingkat kemahiran berdasarkan beda usia itu, Jenjang pendidikan kepramukaan terdiri atas jenjang pendidikan siaga, penggalang, penegak, dan pandega dengan rentang usia 7 sampai dengan 25 tahun. Mereka dalam jenjang pendidikan itu kemudian dinamai anggota muda.

Anggota Muda Gerakan Pramuka. | Foto: Teguh
Anggota Muda Gerakan Pramuka. | Foto: Teguh

Kepramukaan itu juga sangat memberi peluang kepada siapa pun mengembangkan skill-skill potensial diri atau kelompok masyarakat (komunitas) melalui proses pelatihan kecakapan khusus.

Rentang usia di atas anggota muda, terdapat tenaga pendidik dengan sebutan-sebutan istilah diantaranya, pembina, pelatih, pamong, dan instruktur.

Pemilik predikat istilah-istlah ini adalah meraka yang dinyatakan memenuhi persyaratan standar tenaga pendidik. Serta dalam pendidikan kepramukaan itu disebut sebagai anggota dewasa.

Anggota Dewasa Gerakan Pramuka.| Foto: Teguh
Anggota Dewasa Gerakan Pramuka.| Foto: Teguh

Tanpa ketinggalan, tentunya dalah peran orangtua. Dalam konsep Gerakan Pramuka, orangtua memiliki peran penting dalam hal pengawasan dan perolehan informasi tentang keikutsertaan anaknya dalam Kepramukaan.

Ada juga kewajiban memberikan dukungan kepada anak dan juga satuan Gerakan Pramuka sesuai dengan batas kemampuan.

Jajaran Dinas Pendidikan Kota Bandung. | Foto: Teguh
Jajaran Dinas Pendidikan Kota Bandung. | Foto: Teguh

Dalam konsep dan praktIk kependidikannya, Gerakan Pramuka memiliki ciri utama pendidikan Kepramukaan, yaitu bahwa pendidikan kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai Gerakan Pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup.

Ini, hanya sebagian kecil saja dari pemahaman dari begitu banyaknya pemahaman tentang Gerakan Pramuka di Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun