Mohon tunggu...
TauRa
TauRa Mohon Tunggu... Rabbani Motivator, Penulis Buku Motivasi "The New You" dan Pembicara Publik

Rabbani Motivator, Leadership and Sales Expert and Motivational Public Speaker. Instagram : @taura_man Twitter : Taufik_rachman Youtube : Taura_Official email : taura_man2000@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

7 Tipe Kompasianer dalam Membangun "Personal Branding"

15 Juni 2021   20:25 Diperbarui: 15 Juni 2021   21:29 343 63 24 Mohon Tunggu...
Lihat foto
7 Tipe Kompasianer dalam Membangun "Personal Branding"
Semua orang sedang membangun personal branding nya masing-masing, Kalau Anda? (femina.co.id)

Ini bukanlah hasil dari penelitian mendalam. Ini juga bukan hasil pengamatan dengan teliti. Tapi ini adalah hasil pengamatan umum yang dilakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Percaya atau tidak, sadar atau tidak, ternyata-dan memang pastinya demikian, para K(ompasianer) itu sedang sibuk membangun personal brandingnya masing-masing yang tentu saja sesuai kemampuan masing-masing.

Nah, kali ini kita akan coba mengupas 7 tipe kompasianer yang (sepertinya) sedang membangun "personal branding" nya di hadapan kita semua. Penasaran? Markililede (mari kita lihat lebih dekat).

1. Tipe Orangtua

Pernahkan Anda dikunjungi oleh K yang isinya adalah wejangan dan nasihat? hayoo..! Jangan khawatir. Tetap positif saja. Bisa jadi orang yang berkunjung itu memang orang yang lebih tua dan jauh lebih bijak dari kita, makanya dalam setiap kunjungannya selalu menyelipkan nasihat, petuah dan lain sebagainya.

Tanpa disadari, K tipe ini juga sudah membranding dirinya dengan menjadi tipe yang pertama ini. Tapi jangan salah, tidak selalu yang tua (baca : senior) yang sering berkunjung dan memberi petuah. Anak muda juga banyak yang mendadak menjadi "orangtua" dan gemar memberi nasihat kalau hadir di lapak K yang lain. Coba cek sendiri.

2. Tipe Pengagum Cinta

Ini adalah tipe selanjutnya. K jenis ini biasanya membangun citra dirinya seolah-olah paling paham tentang cinta dan dunia percintaan. Tapi jangan-jangan, dia sendiri juga belum pernah jatuh cinta dan merasakan bahagianya mencintai seorang pasangan yang halal. Tapi bisa jadi juga sudah paham betul makanya membagikan kisah-kisah itu.

Salah? tentu tidak, teman. Namanya juga membangun branding diri. Silakan saja. Apalagi selama yang dibagikan adalah ilmu yang bermanfaat, kalau saya senang saja membacanya.

3. Tipe "Berjalan di Jalur Sepi"

Ada lagi tipe K yang membangun branding dirinya seolah-olah menjadi pribadi yang paling unik dan layak untuk dipahami keunikannya. K jenis ini biasanya menulis sesuatu yang diluar kelaziman, baik secara tulisan maupun secara pikiran yang diuraikannya.

Tapi jangan salah, K tipe ini juga perlu untuk kita baca buah pikirnya, karena seringkali menalar apa yang bahkan belum pernah dijamah oleh nalar orang pada umumnya. Jadi, nikmati saja tulisan K yang membangun brandingnya dengan cara apapun, selama ada ilmu yang disampaikannya dan bermanfaat untuk kita.

4. Tipe Konsultan

Ini adalah tipe K selanjutnya. Tipe ini sering menghadirkan anggitan yang biasanya berisi seputar keahliannya. Kalau dia gemar jalan-jalan, dia menulis tentang traveling. Kalau dia gemar masak, maka dia menulis tentang masakan plus cara memasak dan resep yang ada di dalamnya. Kalau dia gemar bicara atau seorang penulis buku, maka dia akan menyajikan "kue" seputar wawasannya itu.

Singkatnya, begitu terlihat namanya, kita langsung paham kalau tulisannya pasti ke arah situ.

5. Tipe Praktisi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN