Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Penyair Salon

28 Oktober 2021   15:09 Diperbarui: 28 Oktober 2021   15:10 65 10 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

penyair salon

penyair salon dibuai mata angin
dan aroma minyak wangi
sambil menyoal anggur
dan rembulan.

dia melihat sungai sungai keruh
dan melihat kebun kebun rubuh
namun ianya sibuk mematut
warna sepatu dan merek pembalut
sambil memberi warna warna pada rambut.

penyair salon berias kontras
dari wacana kaumnya
yang tertindas
terhempas.
dia menghitung skala popular
dan berapa dibayar.

penyair salon
lupa bersaksi untuk kehidupan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan