Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sesaat Puisi: Manusia Virtual

8 September 2021   18:33 Diperbarui: 8 September 2021   19:29 76 11 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sesaat Puisi: Manusia Virtual
Ilustrasi.dok.Bolgan.2018

Sesaat Puisi

1// Hujan Tipis

menjelang senja ini
hujan turun tipis tipis
sejejeran pohon pinggir jalan
telah layu keseluruhan daunnya.
sejak pagi tadi cuaca cerah, panas sekejab, lalu lembab.
mungkin banyak yang berharap
agar selepas senja
turun hujan deras.

2// waktu semakin sempit

Hakikat waktu kita semakin sempit
walau tampak kita semakin sibuk, mudah dan serba instan, justeru semua itu mempersempit waktu kita.
sampai sampai kita lupa tentang
apa yang paling penting untuk disiapkan.

3//  manusia virtual

Capaian kita paling maju adalah membuat sekat sekat. setelah sekat ilmu barat dan timur, kita tiba di abad digital yang serba terkoneksi, kembali menyekat kita dalam ruang-waktu, menjadilah kita manusia virtual, berinteraksi dalam ruang yang kita ciptakan sendiri. 

Kini ruang virtual itu semakin lebar, interaksi empati kita semakin menipis. gairah gairah kita semakin industrialis.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan