Mohon tunggu...
Taslim Buldani
Taslim Buldani Mohon Tunggu... Administrasi - Pustakawan di Hiswara Bunjamin Tandjung

Riang Gembira Penuh Suka Cita

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Meneladani Warga Glintung yang Berhasil Melakukan Konservasi Air

2 September 2019   13:59 Diperbarui: 4 September 2019   15:55 249
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Warga mengelola sampah rumah tangga secara mandiri melalui pemilahan sampah. Sampah plastik dikumpulkan di bank sampah sedangkan sampah organik diolah menjadi kompos memanfaatkan lubang biopori. 

Membuat kompos di lubang biopori (Foto: glintunggogreen.com)
Membuat kompos di lubang biopori (Foto: glintunggogreen.com)
Warga memanen pupuk organik dalam rentang 3 -7 bulan tergantung musim. Dalam sekali panen bisa dihasilkan sekitar 5 ton pupuk organik yang dimanfaatkan sendiri dan dijual. Dengan harga jual Rp2000 per kilogram, setidaknya ada pemasukan sekitar 10 juta rupiah ke dalam kas kampung (Sindonews.com). 

Urban farming 

Kegigihan Ketua RW mewajibkan setiap rumah memiliki tanaman kini berbuah manis. Meski pada awalnya menolak, kini warga justru dengan sukarela menanam berbagai tanaman di sekitar rumahnya.

Budidaya ikan di selokan (Foto: Malangkota.go.id)
Budidaya ikan di selokan (Foto: Malangkota.go.id)
Memanfaatkan media tanah atau sistem hidroponik warga menanam sayur, tanaman hias, tanaman buah dalam pot (tabulampot), beternak cacing pita, juga budidaya ikan. Menyiasati keterbatasan lahan warga menggunakan sistem hidroponik, vertikal garden, dan memanfaatkan saluran air untuk budidaya ikan.

Urban farming yang di kampung Glintung merupakan bukti konkrit yang bisa dilakukan warga dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan. Warga bisa melakukan penghematan uang belanja karena sebagian kebutuhan pangan sehari-hari bisa dipenuhi secara mandiri. .

Suhu dan kelembapan udara

Sebagaimana layaknya jika berada di lingkungan yang ditumbuhi tanaman atau pepohonan, kondisi udara di kampung Glintung terasa lebih sejuk. Banyaknya tumbuh-tumbuhan dan kondisi lingkungan yang terawat membuat suhu udara turun dan kualitas udara terjaga.

Tempat studi dan tujuan wisata

Keberhasilan kampung Glintung dalam melakukan konservasi sumber daya air menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai macam penghargaan baik lokal, nasional maupun internasional diraih. 

Tanpa diundang orang berbondong-bondong datang untuk studi banding, penelitian, atau sekedar memenuhi rasa penasaran. Pengunjungnya tidak hanya warga lokal tapi juga manca negara. Setidaknya sudah 41 negara yang warganya berkunjung ke Glintung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun