Mohon tunggu...
Tamariah Zahirah
Tamariah Zahirah Mohon Tunggu... Penulis - Guru di SMPN 3 Tambun Utara

Menulis salah satu cara menyalurkan hobi terutama dalam genre puisi dan cerpen

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Black Magic (Mestika Cinta)

17 September 2022   12:55 Diperbarui: 17 September 2022   14:27 95 10 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tema : Black Magic
Judul : Mestika Cinta
Karya : Zahirah Zahra (Tamariah)

Kurebahkan sekeping jiwa, di bawah hamparan kemuning pagi. Semburat tampakkan warna terang di ufuk timur garis lengkung khatulistiwa. Perlahan awan putih berarak, menghimpun kristal yang abu. Memudari kebeningan langit biru yang sigap memayungi semesta. Namun, perlahan hadirnya tersapu oleh keanggunan paras kilau mentari.

Gemuruh alam menasbihkan lafaz sakral tentang keniscayaan yang kekal.  Merunduk hati yang terlampau curang, dari sekumpulan ilalang di padang yang tandus. Semilir hadirkan kesejukan dalam riuh gemerisik tembang surgawi. Membiarkan diri, yang lena terhanyut tarian gemulai jemari liar yang piawai membidik mangsa, menikmati setetes madu dari suguhan setangkai bunga yang merindui kesempurnaan widuri.

Kau tancapkan tombak kedigdayaan dalam dada kebatilan, sebisa mungkin enggan tergoyahkan iman. Puja dan puji manja rupa, embuskan dupa bernapas mantra paling sakti. Seumpama senjata sukma pemantik hati. Membius jiwa yang geming dihujani bertubi mestika cinta.  Haruskah diri terhipnotis dalam obsesi candu, ke mana haluan hasrat menuju. Hanya bayang mistis, menjanjikan sekuntum aroma kamboja, di pusara sesak dalam rengkuh kuasa sang pencinta binal.  

Bekasi, 17 September 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan