Mohon tunggu...
#taufikismail
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Panggung Sandiwara Kapitalisme dan Demokrasi: Menilik Dua Naskah
Kanopi FEBUI
Kanopi FEBUI
10 April 2020 | 1 tahun lalu

Panggung Sandiwara Kapitalisme dan Demokrasi: Menilik Dua Naskah

"Dunia ini panggung sandiwaraCeritanya mudah berubahBisa Mahabharata atauTragedi dari Yunani."Bait pembuka sajak Taufik Ismail ini kembali menggedor k

Ekonomi
1908
3
0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami
Ikhwanul Halim
Ikhwanul Halim
30 Januari 2017 | 4 tahun lalu

Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami

Rasululah SAW bersabda: “Barang siapa yang gugur karena mempertahankan hartanya maka dia syahid, barang siapa yang mati karena mempertahankan darah (n

Humaniora
1894
6
8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Gedang Kepok
Gedang Kepok
29 Januari 2017 | 4 tahun lalu

Apakah Puisi Taufik Ismail Ini Sesat?

Dalam kepercayaan kagama Islam, membuat ramalan dan mempercayai ramalan adalah sesat atau haram atau setidak-tidaknya menunjukkan lemah iman. Bukankah

Hiburan
296
2
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Giens
Giens
26 Januari 2017 | 4 tahun lalu

Puisi "Jahil" Taufik Ismail

Sastrawan Taufik Ismail hadir di luar halaman gedung tempat berlangsungnya sidang ketujuh kasus Ahok – Selasa 24 Januari 2017. Dari atas mobil komando

Humaniora
864
1
3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Balya Nur
Balya Nur
01 September 2016 | 5 tahun lalu

Kemarahan Taufik pada Hamba Tuhan Sembilan Senti

Di usia tuanya penyair Taufik Ismail punya hobi baru, marah-marah. Sebagai penyair tentu saja kemarahanya dtuangkan dalam sejumlah puisi yang panjang-

Humaniora
121
1
3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Santi Harahap
Santi Harahap
14 April 2016 | 5 tahun lalu

Pandangan Budayawan Terhadap Ideologi Komunis

Bangsa Indonesia di era reformasi masih dibayangi ancaman ideologi komunis, tentunya hal ini bukan sekedar isu dan omong kosong. Bisa dibuktikan dari

Humaniora
534
1
3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Andi Firmansyah
Andi Firmansyah
27 April 2015 | 6 tahun lalu

Fenomena Unik Dunia Pendidikan Masa Depan

Terkait dengan banyaknya para professional guru yang bukan berlatar pendidkan guru sehingga ke depannya ternyata akan membuat gerah perguruan tinggi –

Humaniora
73
1
3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Nina Nina
Nina Nina
20 Mei 2013 | 8 tahun lalu

Novita XFI dan Panggung Sandiwara

'Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. Kisah Mahabarata atau tragedi dari Yunani. Setiap kita dapat satu peranan, yang harus kita mai

Hiburan
1428
10
23
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Yulianis -
Yulianis -
23 April 2012 | 9 tahun lalu

Ya Allah... Lagu ini....

Pagi ini aku ikut suami ke kantornya.... kalo lagi tidak ke KPK aku membantu suami di kantornya, sepanjang jalan suami menyetel lagu CRISYE "KETIKA TA

Humaniora
1976
2
2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Wahyu Nugroho
Wahyu Nugroho
09 Januari 2012 | 9 tahun lalu

Kepada Huruf dan Kata

(1) di depan layar laptop… aku terpaku menatapmu kita pernah jauh … kita pernah dekat bersama kita pernah menjelajah jiwa belajar tenta

Fiksiana
58
1
2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Sari Oktafiana
Sari Oktafiana
25 Agustus 2011 | bertahun tahun lalu

Ramadhan Sebuah Catatan Pinggir

Sajak "Kerendahan Hati" Karya Taufik Ismail Kalau engkau tak mampu menjadi beringin Yang tegak di puncak bukit Jadilah belukar, tetapi bel

Humaniora
286
1
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Indonesia: dari Paha Hingga Agama
Membaca Menulis
Membaca Menulis
25 Juli 2011 | bertahun tahun lalu

Indonesia: dari Paha Hingga Agama

. Judul: Puisi dan Bulu Kuduk (perihal sastra dan budaya) Penulis: Acep Zamzam Noor Editor/Penyunting: Mathori A Elwa/Faiz Manshur Pengantar: Jak

Humaniora
393
1
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Motif di Balik Tuduhan Plagiarisme Penyair Taufik Ismail
Wahyu Chandra
Wahyu Chandra
03 April 2011 | bertahun tahun lalu

Motif di Balik Tuduhan Plagiarisme Penyair Taufik Ismail

[caption id="attachment_99903" align="aligncenter" width="640" caption="Taufik Ismail/Admin (kapanlagi.com)"][/caption] Pada tahun 1945, hanya beber

Humaniora
2340
10
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Max Havellar
Max Havellar
01 April 2011 | bertahun tahun lalu

Be the Best of Whatever You Are dan Kerendahan Hati

Taufiq Ismail puisi be the best whatever you are dan puisi kerendahan hati. dari judulnya, keduanya jelas berbeda, atau bisalah kalau mau memaksa

Humaniora
2083
1
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Aziz Abdul Ngashim
Aziz Abdul Ngashim
01 April 2011 | bertahun tahun lalu

Benarkah Taufiq Ismail Melakukan Plagiat?

ada kabar hangat akhir-akhir dikalangan sastrawan dan para penyair indonesia, yaitu pertanyaan besar apakah Taufiq Ismail melakukan plagiat atas karya

Humaniora
1203
10
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Seeing is Believing : dari Aspirin, Gayus, hingga Taufik Ismail
Cahyo Budiman
Cahyo Budiman
14 November 2010 | bertahun tahun lalu

Seeing is Believing : dari Aspirin, Gayus, hingga Taufik Ismail

Setiap kali berkunjung ke Spring 8, Hyogo, Jepang, saya selalu tergelitik dengan tulisan yang jelas terpampang di kantor atau brosur-brosur  mereka :

Humaniora
224
1
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Belajar dari Ilalang
Istiqomah Saeful
Istiqomah Saeful
24 September 2010 | bertahun tahun lalu

Belajar dari Ilalang

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit, jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau. Kalau kamu t

Humaniora
228
1
1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbar
22 Mei 2010 | bertahun tahun lalu

Taufik Ismail: Mengubah Indonesia dengan Sastra.

"Mereka berjuang, mereka mengabdi, tetapi mereka tidak mati dalam gelimang harta." [caption id="attachment_147418" align="alignright" width="300" c

Humaniora
523
1
19
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Rusydi Hikmawan
Rusydi Hikmawan
12 April 2010 | bertahun tahun lalu

Pelajaran Tatabahasa dan Mengarang

“Murid-murid, pada hari senin ini marilah kita belajar tatabahasa dan juga sekaligus berlatih mengarang bukalah buku pelajaran kalian halaman enam

Fiksiana
229
1
2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
RACHMAD YULIADI NASIR
RACHMAD YULIADI NASIR
29 Maret 2010 | bertahun tahun lalu

Sumbangan Gempa Rp 250 Juta untuk Padang

(KompasianaBaru-Jakarta) Gempa yang menguncang pulau Sumatera (Gempa Padang dan sekitarnya) pada tanggal 30 September 2009 tahun lalu masih meninggalk

Humaniora
73
1
1
LAPORKAN KONTEN
Alasan