Mohon tunggu...
#dekapan
Aku Hanya Selembar Daun
Santoso MAHARGONO
Santoso MAHARGONO
01 Juni 2021 | 1 minggu lalu

Aku Hanya Selembar Daun

Aku hanya selembar daun yang mudah dipeluk embun lalu dilepaskan. Tak ada tangkai setabah dirimu yang menggandeng bahagia sepanjang pagi.

Fiksiana
76
12
2
Dalam Dekapan Sepi
Juandi Manullang
Juandi Manullang
15 November 2020 | 7 bulan lalu

Dalam Dekapan Sepi

Kesepian ini kembali mendekapku, aku serasa sendiri dan tak punya tempat untuk berdiskusiBegitu sakitnya saat hati sedih tak ada tempat untuk berbagiA

Fiksiana
46
5
1
Menyesali Keterlambatan
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam
23 Oktober 2020 | 7 bulan lalu

Menyesali Keterlambatan

Menyesali KeterlambatanSebelumnyaKetika kita bukan siapa-siapa dalam rasaAku memandangmu sebagai sosok istimewaHingga tak mampu kupandangi matamu yang

Fiksiana
66
12
1
Suara
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam
13 Oktober 2020 | 8 bulan lalu

Suara

SuaraDi cakrawala nampak sinar rembulanDi wajahmu nampak rona kemerahanDi jiwaku tersirat bulir-bulir kesunyianJalan panjang tak bertemu muka sang puj

Fiksiana
167
35
6
Apakah Mungkin?
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam
22 September 2020 | 8 bulan lalu

Apakah Mungkin?

Apakah Mungkin?Apakah MungkinKamu bisa mencintaiku lagiMeski lisanku seringkaliMenohok jantungmu perihMelukaiMenghakimiApakah mungkinAda kata maafmu l

Fiksiana
199
57
5
Dekapan
M. Ali Amiruddin
M. Ali Amiruddin
04 September 2015 | 5 tahun lalu

Dekapan

[caption caption="Ilustrasi dekapan (female.kompas.com)"][/caption] Pernahkah Anda mendekap didekap atau terdekap semua tentu ingin didekap betapa dek

Fiksiana
93
57
5
fitri puspita hapsari
fitri puspita hapsari
11 Agustus 2010 | bertahun tahun lalu

Aku dan Ketiadaan Ibu/khusus puisi

Ibu..... dulu aku sendiri bertanya dalam gelap..... Apa bedanya sebutir air bening di ujung daun dengan sebutir debu di dinding kusam? Dulu, tiada ya

Fiksiana
233
57
5
fitri puspita hapsari
fitri puspita hapsari
11 Agustus 2010 | bertahun tahun lalu

Aku dan Ketiadaan Ibu

Namaku Karang. 28 tahun yang lalu suatu peristiwa memilihku untuk terus hidup pada kebencian. Kebencian terhadap sosok ciptaan Tuhan yang bernama ibu.

Humaniora
475
57
5