Mohon tunggu...
Sutomo Paguci
Sutomo Paguci Mohon Tunggu... Pengacara - Advokat

Advokat, berdomisili di Kota Padang, Sumatera Barat | Hobi mendaki gunung | Wajib izin untuk setiap copy atau penayangan ulang artikel saya di blog atau web portal | Video dokumentasi petualangan saya di sini https://www.youtube.com/@sutomopaguci

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Mengenal Triarga, Tiga Gunung Penyangga Langit Minangkabau

18 Agustus 2021   19:55 Diperbarui: 3 Juni 2022   11:51 2313
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Telaga Dewi (Dokumentasi Pribadi)

Puncaknya terlihat gundul kecoklatan sebagai ciri khas gunung api.

Letaknya yang sangat strategis, yakni berada di tepi jalan poros yang menghubungkan kota Padang-Riau-Sumut, membuat gunung ini menjadi destinasi favorit pendakian di Sumatera Barat.

Puluhan hingga ratusan ribu pendaki menapaki gunung ini setiap tahunnya dari tiga jalur pendakian yang ada.

Tiga jalur pendakian itu meliputi jalur selatan atau Tungku Tigo, jalur Aia Angek, dan jalur Kotobaru/Batupalano.

Baca juga: Ulasan Tiga Jalur Pendakian Gunung Marapi, Nomor 3 Sebaiknya Dihindari

Gunung Singgalang

Gunung Singgalang dan Marapi berhadap-hadapan, hanya dipisahkan lembah yang memanjang dari Bukittinggi hingga Padang Panjang.

Karena berhadap-hadapan, maka para pendaki yang berada di puncak kedua gunung ini bisa saling memandang pakai teropong dengan sangat jelas.

Berbeda dengan gunung Marapi, yang merupakan gunung api aktif, gunung Singgalang yang berketinggian 2.877 mdpl ini tidak aktif lagi. Penulis belum menemukan catatan sejarah kapan persisnya gunung ini terakhir meletus.

Ciri khas gunung ini sangat lembab dengan kandungan air yang banyak mulai dari bawah hingga ke puncaknya.

Telaga Dewi (Dokumentasi Pribadi)
Telaga Dewi (Dokumentasi Pribadi)

Di puncaknya terdapat telaga yang dikenal dengan nama telaga Dewi. Di tepian telaga dijadikan tempat berkemah para pendaki.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun