Mohon tunggu...
Sutardjo Jo
Sutardjo Jo Mohon Tunggu... Konsultan - Penggiat dan Pemerhati Desa dan Kawasan Perdesaan

Penggiat dan Pemerhati Desa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Inisiatif Komunitas Kreatif dalam Pembangunan dan Pemberdayaan di Desa

23 Juli 2022   21:30 Diperbarui: 23 Juli 2022   21:42 991
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Semakin banyak bayangan dalam kesadaran maka pengamat semakin mudah dalam menangkap pesan. Apabila masyarakat dapat menangkap pesan tersebut dengan benar maka secara tidak langsung akan mempengaruhi pola pikir serta sikap sosialnya yang akan berimbas pada tingkah lakunya dalam bermasyarakat.

 Gambar mural dan grafiti membangun kesadaran kolektif, terhadap permalahan-permasalahan yang dihadapi bersama, melalui proses kesadaran yang dibangun melalui gambar-gambar mural dan grafiti yang dibuat disetiap sudut yang disepakati di desa, menciptakan sebuah konsensus tindakan bersama.  

Seperti yang dilakukan di Desa Jatipamor dan Desa Jatisura Kabupaten Majalengka, melalui fasilitasi komunitas kreatif Jatiwangi Art Factory dan Yayasan Ruang Rupa bekerjasama dengan pemerintahan desa, membuat kegiatan seni mural dan grafiti sebagai proses kreatif dalam membangun perencanaan pembangunan Desa.

 Seni mural dan grafiti dapat digunakan sebagai alternatif media penyalur aspirasi publik karena tampilannya yang menarik dan komunikatif, sehingga dapat menyampaikan pesan yang terkandung dalam mural. Selain itu seni mural dan grafiti  bisa mempengaruhi komponen-komponen sikap sosial individu antara lain: komponen kognitif, komponen afektif, komponen konatif. 

Rekomendasi yang dapat diberikan dalam penulisan ini adalah pengoptimalan pemanfaatan seni mural sebagai media penyalur, karena mural bisa digunakan untuk memperlancar komunikasi publik, perlu adanya kepedulian dari masyarakat untuk memelihara dan melestarian seni mural sebagai media komunikasi publik yang efektif, 

pemerintah memfasilitasi pembuatan seni mural dan mengadakan kompetisi untuk mencari seniman-seniman mural yang berbakat dan berprestasi serta memberikan penghargaan untuk memotivasi para seniman mural, dan pemerintah menetapkan peraturan yang jelas tentang ijin pembuatan seni mural dan grafiti meningkatkan pengawasan masyarakat untuk meminimalisir terjadi penyalahgunaan dalam proses pembangunan desa.

 Gambar Berikut ini contoh Seni Mural dan Grafiti dalam proses perencanaan Pembangunan Desa di Desa Jatipamor dan desa Jatisura Kabupaten Majalengka.

 

Dokpri
Dokpri
 

Fasilitasi Festival Desa

Bentuk kreativitas yang banyak dilakukan oleh desa, dengan dukungan komunitas kreatif adalah memalui penyelenggaraan festival desa.  Gedhe Foundation bersama Komunitas-komunitas lokal seperti DeDeMIT Ciamis, DeDeMIT Lampung, RTIK Banyumas, Warso Cilacap, dll melalui Gerakan Desa Membangun mendorong platform Desa melalui pengarus utamaan isue desa, melalui kegiatan pengembangan Teknologi Internet dan Lokakarya Desa serta Festival Desa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun