Mohon tunggu...
Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Mohon Tunggu... Penulis - Dilahirkan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), dan Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017-sekarang).

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Kalimat Perintah atau Imperatif

15 September 2022   04:30 Diperbarui: 15 September 2022   04:32 91 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Kalimat Perintah atau Imperatif

Kalimat dalam bahasa Indoensia cukup banyak macamnya. Ada kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah atau imperatif. Kalimat perintah adalah kalimat yang mengandung intonasi dan makna perintah atau larangan.

Berdasarkan pengertian tersebut tersirat dua makna yang harus dicermati: perintah atau larangan. Dengan kata lain, ada perintah untuk dilakukan dan perintah untuk tidak dilakukan (larangan).

Mari kita perhatikan contoh kalimat perintah berikut.

Ayo semua masuk kelas! (perintah untuk dilakukan)

Jangan menginjak rumput! (perintah untuk tidak dilakukan/larangan)

Selain dua contoh di atas, ada kalimat perintah yang bernada lebih sopan untuk menghormati orang yang diajak berbicara.

Contoh:

Bapak dan Ibu dipersilakan memasuki ruang pertemuan! (perintah dengan nada lebih sopan)

Para peserta diharapkan mengisi daftar hadir dengan tetib! (perintah dengan nada lebih sopan)

Di samping contoh tersebut, masih ada jenis kalimat perintah yang bersifat permintaan, memberikan izin, ajakan, dan sindiran. Mari kita perhatikan contoh berikut ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan