Mohon tunggu...
Supartono JW
Supartono JW Mohon Tunggu... Konsultan - Pengamat
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Untuk apa sembuhkan luka, bila hanya tuk cipta luka baru? (Supartono JW.15092016) supartonojw@yahoo.co.id instagram @supartono_jw @ssbsukmajayadepok twiter @supartono jw

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pembinaan Sepak Bola Akar Rumput, Pembina dan Pelatih Jangan Membunuh Mental Anak!

2 Juli 2019   21:59 Diperbarui: 2 Juli 2019   22:30 733
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Poskotanews.com

Pembina/pelatih wajib memahami apa latar belakang dan tujuan pembinaan, pelatihan, hingga festival, turnamen, dan kompetisi sepak bola akar rumput.

Atau paling tidak, pembina/pelatih memahami aturan-aturan permainan sepak bola atau Laws of the Game (LOTG) yang menjadi satu-satunya hukum sepak bola yang dianut oleh badan olahraga FIFA di antaranya peraturan jumlah pemain.

Sesuai LOTG, jumlah pemain pada setiap tim sepak bola maksimal terdiri dari sebelas orang (ditambah para pemain cadangan) dengan salah satu di antara mereka menempati posisi kiper. Aturan ini diberlakukan menurut hukum ke-3 LOTG.

Sejumlah pemain dapat diganti dengan pemain cadangan selama pertandingan. Jumlah maksimum pemain pengganti (substitusi) yang diizinkan dalam sebuah pertandingan resmi liga domestik dan ajang internasional FIFA adalah tiga orang.

Namun,  dapat bervariasi jumlah pemain dan cadangannya dalam ajang festival, turnamen,  kompetisi lain atau dalam pertandingan persahabatan (friendly match).

Alasan umum atau latar belakang untuk substitusi atau adanya pergantian pemain adalah untuk antisipasi cidera pemain, kelelahan, perbaikan posisi pemain, pengubahan taktik dan strategi, atau sekadar mengulur waktu di akhir pertandingan dll.

Dengan demikian, bila dalam pembinaan sepak bola akar rumput ada festival sepak bola antar SSB dengan kuota pemain 12 orang, sistem bertanding 7 vs 7 atau 8 vs 8, maka pemain lainnya, jangan dianggap sebagai cadangan.

Berikan seluruh pemain kesempatan bermain yang sama, tidak berpikir juara, maka mental dan psikologis pemain menjadi kuat, pembina dan pelatih, tidak menjadi pembunuh pertama mental pemain usia dini.

Bila dalam turnamen/kompetisi antar SSB pertandingan 11 vs 11, dengan jumlah pemain didaftarkan dalam line up 18 orang, maka berikan kesempatan yang sama kepada 7 pemain lainnya pula. Di sinilah intinya pembinaan dan pelatihan sepak bola akar rumput, karena tujuan utamanya adalah meningkatkan teknik, intelegensi, personaliti, dan speed pemain, bukan membunuh secara merata TIPS pemain.

Bila pemain usia dini/muda telah menerima/perlakuan dibedakan/dinomordua-tigakan/dianak-tirikan oleh pelatih, maka pembina dan pelatih harus sadar bahwa mereka telah membunuh dengan perlahan personaliti (mental/psikologis, kepercayaan diri) pemain yang akan berefek domino, pemain akan malas, rendah diri, yang langsung berakibat pada daya intelegensi, teknik, dan speednya, karena mentalnya tergerus. Buntutnya, saat terlambat menurunkan pemain, maka kita tidak akan lagi menemukan permainan yang diharapkan dari pemain karena mental telah tergerus. Pemain di dalam hati sudah marah, kecewa, kesal dll.

Seharusnya, dalam pembinaan sepak bola akar rumput, pembina dan pelatih sadar dan jeli bahwa ada pemain yang berbakat atau hanya berminat bermain sepak bola harus tumbuh dan berkembang sektor TIPS nya secara bersamaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun