Mohon tunggu...
Sulis Tyaningsih
Sulis Tyaningsih Mohon Tunggu... Guru - Praktisi Pendidikan

Buku Pendiidkan, Sosial-Budaya, Sejarah, Sastra, Psikologi dan Sains sangat saya sukai.

Selanjutnya

Tutup

Book

Teach Like Finland

22 September 2022   13:27 Diperbarui: 22 September 2022   13:44 24 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Book. Sumber ilustrasi: Freepik

Kenapa harus Teach Like Finland?

Semua berubah pada suatu malam di bulan Desember 2001. Ketika OEDC (Organization  for Economic Cooperation and Development/ Organisasi Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi) memublikasikan hasil studi internasional pertamanya, tentang kemampuan anak-anak berusia 15 tahun yang berhubungan dengan keterampilan membaca dan ilmiah yang telah mereka peroleh di dalam dan luar sekolah, yang dikenal dengan PISA (Programme for International Student Assesment/ Program Penilaian Siswa Internasional). Semua mata tertuju pada negara Nordic (Skandinavia, Finlandia, Islandia, dan kepulauan Faroe kecil).

Di luar perkiraan , Finlandia dengan populasi hampir 5,5 juta orang, telah mencatatkan dirinya melampaui semua 31 negara OECD lain dalam tes yang dirancang untuk menunjukkan seberapa baik orang muda akan berhasil memahami pengetahuan ekonomi yang dinamis Ketika mereka beranjak dewasa.

Lebih lanjut lagi, tampak bahwa di Finlandia, pencapaian siswa di antara sekolah-sekolah yang berbeda kurang bervariasi,dan bahwa pembelajaran anak-anak di sekolah tidak terlalu dipengaruhi latar belakang keluarga dibandingkan negara lainnya. 

Di atas semua itu, orang Finlandia sepertinya dapat mencapai hasil yang mengagumkan ini hanya dengan belajar di sekolah yang masuk kategori sederhana. Tak heran dunia Pendidikan dibuat bingung.

Kebingungan itu tampaknya bisa dijawab lewat buku Teach Like Finland karangan Timothy D. Walker. Penulis yang awalnya menghadapi stess berat ketika mengajar sekolah dasar di Amerika ini akhirnya bisa bernapas lega saat menyetujui saran istrinya untuk mengambil cuti ke Finlandia. Atas saran istrinya yang juga orang Finlandia ini, ia akhirnya melamar menjadi guru sekolah dasar di Finlandia. Sejak saat itulah paradigmanya tentang belajar dan mengajar berubah.

Berdasarkan pengalaman dan penelitian penulis, ada beberapa garis besar yang membuat Finlandia mencapai indeks PISA tertinggi :

  • KESEJAHTERAAN

Emma Seppala, peneliti di Universitas Stanford sekaligus pengarang The Happines Track (2016), menuliskan bahwa "Penelitian yang dilakukan dari dekade demi dekade telah menunjukkan bahwa kebahagiaan bukanlah hasil dari kesuksesan namun kunci kesuksesan itu sendiri."

Pondasi untuk merasakan kebahagiaan adalah terpenuhinya kebutuhan pokok, makan, minum, tidur yang cukup, tersedianya pakaian dan tempat bernaung menjadi prasyarat bagi diri sendiri dan peserta didik di kelas. Finlandia sangat mempromosikan pentingnya kesehatan fisik, emosi, mental guru dan siswa. Sehingga ini dapat memperbaiki kualitas mengajar dan membuat kelas kita menjadi menyenangkan.

  • RASA DIMILIKI

Salah satu bahan utama kebahagiaan dalam literatur akademik adalah rasa dimiliki. Sebagai guru ada beberapa cara yang dapat diambil untuk membudayakan suatu perasaan saling terhubung di kelas kita.

Di sekolah Helsinki, penulis menyaksikan rekan-rekannya memprioritaskan hubungan satu dengan yang lain melalui suatu cara yang tidak pernah ia amati di banyak sekolah Amerika. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan