Mohon tunggu...
Suko Waspodo
Suko Waspodo Mohon Tunggu... profesional -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

amrih mulya dalem gusti

Selanjutnya

Tutup

Politik

Wawancara Imajiner dengan PS

6 April 2018   18:46 Diperbarui: 26 Juli 2018   20:09 877
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: solopos.com

Tanggal 17 Agustus 2018 semakin dekat, batas waktu pendaftaran bakal capres 2019, PS belum juga mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden. Bahkan bila dikaitkan dengan rakornas partainya bulan April ini, dia buru-buru menyatakan bahwa dia belum ada niat untuk mencalonkan diri. "Belum ada tiket.." katanya.

PS  tampaknya semakin galau, ketika partai koalisi permanennya, bukannya membangun citra dirinya dengan tagar #PSpresiden2019, tetapi justru malah memviralkan tagar #gantipresiden.

Situasi ini menunjukkan partai koalisinya sendiri ragu dengan dia dan ada kemungkinan memisahkan diri dari koalisi meski juga tidak tahu harus mencalonkan siapa nanti.

Untuk lebih mengetahui penyebab selengkapnya dari situasi galau PS ini ada baiknya kita ikuti wawancara imajiner berikut ini:

Wartawan:

 "Mengapa partai bapak belum mendeklarasikan bapak sebagai capres 2019 nanti?"

PS:

"Persoalan terberatnya, hasil survey selama ini selalu menempatkan nama saya di bawah Jokowi. Meski saya sudah mencoba mencuri perhatian dengan membaca novel fiksi, tapi tetap saya tidak mampu menyalip Jokowi."

Wartawan:

"Bagaimana dengan peran partai koalisi bapak?"

PS:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun