Mohon tunggu...
Santuso
Santuso Mohon Tunggu... penulis di mistertuso.blogspot.com | pengajar bahasa Indonesia

✔️Blog Berbagi Inspirasi dan Informasi ✔️Penulis, Linguis, Jurnalis, Aktivis, dan Pengajar Ideologis

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Dampak Pembelajaran Jarak Jauh bagi Siswa, Butuh Peran Orangtua untuk Mengatasinya

22 September 2020   18:26 Diperbarui: 22 September 2020   18:32 511 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dampak Pembelajaran Jarak Jauh bagi Siswa, Butuh Peran Orangtua untuk Mengatasinya
news.detik.com

Pandemi Covid-19 saat ini merupakan pandemi yang telah mengubah dunia, termasuk juga dalam bidang pendidikan. Karenanya, pendidikan saat ini dilakukan secara virtual menggunakan jaringan internet. Itulah yang disebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dengan adanya PJJ ini, para siswa belajar di rumah dan selalu bergantung dengan ponsel pintar.

Sebagai seorang guru, saya merasakan sendiri kelebihan dan kekurangan dari PJJ ini, yang agak berbeda dengan pengajaran yang dilakukan secara langsung di kelas. Kelebihan PJJ ialah kita merasa lebih aman dari resiko tertular virus Covid-19. Adapun kekurangan dari program PJJ ini salah satunya berdampak kepada siswa. Dampak tersebut setidaknya saya rangkum menjadi 3 poin berikut.

1. Kecanduan Gawai

Karena pembelajaran setiap hari selalu menggunakan ponsel, setiap siswa mau tidak mau harus selalu dekat dengan ponsel. Hal itu ternyata mengakibatkan sebagian dari mereka menjadi kecanduan untuk selalu menggunakan ponsel.

Bagi mereka, ponsel pintar adalah alat yang sangat asyik dengan beragam fungsi. Itulah sebabnya, mereka tergiur untuk selalu mengenal lebih dalam dengan "alat yang serba bisa" itu. Adapun kecanduan gawai yang paling umum ialah kecanduan untuk main game. Kecanduan untuk selalu ingin bermain game ini bahkan bisa jadi sangat mengganggu belajar mereka. Hal itu karena ada juga murid yang suka main game ketika jam pelajaran sedang berlangsung.

Dampak negatif dari hal ini sebenarnya bisa dicegah jika orang tua punya atau mencari inisiatif. Orang tua bisa mencari di internet tentang aktivitas-aktivitas menyenangkan yang bisa menghilangkan kejenuhan anak tanpa berhubungan dengan ponsel. Aktivitas tersebut seperti berkebun, berkarya, atau lainnya.

2. Tidak Mengumpulkan Tugas

Berhubung pembelajaran tidak dilakukan dengan tatap muka langsung, beberapa murid biasanya lebih menyepelekan tugas yang diberikan oleh guru. Akibatnya, mereka tidak mengerjakan tugas. Akibat ini setidaknya karena tiga faktor, yaitu faktor anak yang bersangkutan, faktor orang tua, dan faktor teknis.

Faktor dari anak yang bersangkutan, seperti anak kecanduan main game sehingga lebih banyak waktunya untuk main game. Penyebab lain yang saya dapati juga ialah si anak lebih tergiur untuk bermain dengan teman-teman di lingkungan sekitar rumahnya. Akibatnya, tugas dari guru terbengkalai.

Adapun faktor dari orang tua ialah orang tua sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak punya banyak waktu untuk membersamai anaknya saat PJJ berlangsung. Akibatnya, orang tua tidak bisa mengingatkan anaknya untuk mengerjakan tugas tepat waktu. Sedangkan, faktor teknis, beberapa siswa tidak mengumpulkan tugas karena alasan terkendala tidak punya ponsel pintar.

Pada dasarnya, semua kendala-kendala itu bisa diatasi jika guru dan orang tua aktif mencari solusinya. Orang tua jangan segan untuk menyampaikan kendalanya kepada guru. Insya Allah jika semua pihak ikut bekerja sama, kendala itu bisa tertangani.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x