Mohon tunggu...
Ari Sony
Ari Sony Mohon Tunggu... Administrasi - Bung Arson, Pengamat dan Pemerhati Olahraga Khususnya Sepakbola

Olahraga adalah nadi yang harus selalu digerakkan, dan ketika menulis topik lainnya harus sesuai dengan sudut pandang sendiri dan pemikiran yang matang

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Juara Tanpa Kibaran Bendera Merah Putih, Berakhirnya Penantian 19 Tahun dan Jojo Kembali Jadi Pahlawan Indonesia

17 Oktober 2021   22:03 Diperbarui: 18 Oktober 2021   05:00 1094
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anthony Ginting. (Foto: Badminton Photo/Yohan Nonotte)

Di set pertama Fajar/Rian dengan mudah mengalahkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan permainan cepat dan agresifnya, smash-smash keras dari Fajar/Rian terlalu mudah menembus pertahanan tembok China.

Laga di set kedua berjalan lebih ketat, kedua pasangan ganda putra ini, silih berganti melancarkan serangan, perburuan skor pun berjalan dengan sangat ketat hingga poin akhir set kedua. Akhirnya Fajar/Rian memenangi set kedua dengan skor tipis, Fajar/Rian unggul secara straight set dengan skor 21-12 dan 21-19 dalam tempo 43 menit.

Kemenangan Fajar/Rian memperlebar keunggulan sementara Indonesia atas China menjadi 2-0, dan kemenangan ini juga membayar lunas kepercayaan yang diberikan oleh tim pelatih kepada Fajar/Rian.

Jonatan Christie. (Foto: AFP/CLAUS FISKER)
Jonatan Christie. (Foto: AFP/CLAUS FISKER)

Kemudian di laga ketiga mempertemukan Jonatan Christie (Ranking 7 dunia) melawan Li Shi Feng (Ranking 65 dunia). Dengan keunggulan skor Indonesia telah memimpin 2-0, membuat Jojo sapaan akrab Jonatan Christie tampil dengan percaya diri.

Unggul jauh secara kualitas dan pengalaman membuat Jojo, mampu mendikte dan menguasai jalannya pertandingan di set pertama, Jojo akhirnya unggul di game pertama dengan skor 21-14.

Game kedua berjalan lebih seru, karena Li Shi Feng berusaha untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke set ketiga. Laga ketat di set kedua akhirnya dimenangi oleh Li Shi Feng dengan skor 21-18.

Di set ketiga, yang merupakan set penentuan bagi kedua pemain, jalannya pertandingan lebih seru dan menegangkan, meskipun menempati peringkat ke-65 dunia, namun penampilan Li Shi Feng benar-benar merepotkan Jojo.

Laga set ketiga akhirnya dimenangi oleh Jojo, Jojo memenangi laga dengan rubber set, 21-14, 18-21 dan 21-14, dalam tempo 82 menit. Kemenangan ini mengantarkan tim Thomas Indonesia unggul dengan skor 3-0 dan memastikan tim Thomas Indonesia keluar sebagai Juara Piala Thomas 2020.

Jojo berhasil menjadi pahlawan kemenangan Indonesia atas China dipartai final dan berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Thomas 2020.

Dengan kepastian Indonesia menjadi juara, maka dua laga selanjutnya di sektor ganda putra antara Kevin Sanjaya/Daniel Marthin melawan Liu Cheng/Wang Yi Lyu dan partai terakhir tunggal putra antara Shesar Hiren Rhustavito melawan Weng Hong Yang tidak perlu dimainkan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun