Mohon tunggu...
Slamet Arsa Wijaya
Slamet Arsa Wijaya Mohon Tunggu... Guru - Tak neko-neko dan semangat. Sangat menyukai puisi dan karya sastra lainnya. Kegiatan lain membaca dan menulis, nonton wayang kulit, main gamelan dan menyukai tembang-tembang tradisi, khususnya tembang Jawa.

Sedang berlatih mengaplikasikan kebenaran yang benar, ingin lepas juga dari ketergantungan kamuflase dan kecantikan berlipstik yang mendominasi di lingkungan kita. Sisi lainnya, ingin jadi diri sendiri dan wajib mencintai tanah air sepenuh hati dan jiwa.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sisi Lain Mekarkan Bunga Kau Nyalakan Api

9 Oktober 2020   22:52 Diperbarui: 9 Oktober 2020   22:54 72 7 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sisi Lain Mekarkan Bunga Kau Nyalakan Api
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Jelang senja menyapa kabut turun melata

Tak menyangka Senen kan begitu luka

Sesaatnya mentari masih riang ketawa

Amarah tak berarah tumpahkan murka  

Kucing belangnya berlari ke rumpun bambu

Nikmati kembali kesejukan tak terganggu

Tak peduli anjing gonggong paruh waktu

Kekacauan mengalir serapah biar berlalu

Ulah mutiara berkilau di remang kelambu

Reka paksa para benalu, sigap jurus tipu

Mendamba mekar bunga percepat waktu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan