Mohon tunggu...
Siti Nazarotin
Siti Nazarotin Mohon Tunggu... Guru

Dunia jadi indah karena kata-kata, maka rangkailah kata sebaik dan sejujur mungkin

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

12 Tahun Kompasiana, Hari Santri Nasional, dan Maulid Nabi Muhammad SAW

25 Oktober 2020   15:18 Diperbarui: 28 Oktober 2020   22:57 95 39 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
12 Tahun Kompasiana, Hari Santri Nasional, dan Maulid Nabi Muhammad SAW
Sumber gambar: kompasiana.com


Tiga momen peringatan yang sangat penting bagi saya dan mungkin juga bagi anda para pembaca. Tiga peringatan yang terjadi dalam bulan yang sama mungkin kita tidak menyadari sebelumnya. 

Bahkan dua peringatan penting terjadi pada tanggal yang sama yaitu tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional dan juga merupakan tahun ke 12 Kompasiana menjadi wadah menulis bagi ratusan penulis. Peringatan penting satunya adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad pada tanggal 29 Oktober, hanya selisih 7 hari saja.

Ketiga peringatan ini tentunya tidak kebetulan terjadi, Tuhan telah mengaturnya sedemikian rupa. Yang mengandung hikmah bagi siapa yang peka memahami dan menghubungkan antara satu peringatan dengan peringatan lainnya. Setidaknya itu menurut saya, dan baiklah saya akan mengulasnya satu persatu.

Perjalanan ke 12 tahun Kompasiana

Yang pertama 12 Tahun Kompasiana, tanggal 22 Oktober 2020 Kompasiana telah memasuki tahun ke 12 membersamai kita. Banyak hal yang telah ditorehkan Kompasiana untuk bangsa ini. Banyak manfaat yang telah Kompasiana persembahkan untuk membangun negeri ini. Lewat media informasi Kompasiana telah menjadi wadah atau rumah yang nyaman bagi para penulis yang akan menyampaikan hal-hal yang bermanfaat buat pembaca.

Kompasiana adalah wadah atau rumah yang bisa dimasuki siapa saja, apapun  profesi, dari mana berasal, agama dan budaya yang berbeda, semua bisa singgah dengan nyaman dan bahkan saling mengasihi. Semuanya saling mengisi, semuanya saling belajar menghargai. Dengan satu tujuan yang sama yaitu berbagi manfaat.

Dari Kompasiana dan Kompasianer saya telah belajar banyak hal. Tentang Kepenulisan, tentang toleransi antar agama, tentang kepedulian sosial kepada sesama, tentang tata krama berkomunikasi lewat media, tentang menomorsatukan persahabatan, dan banyak hal yang belum sepenuhnya saya dapatkan sebelumnya.

Hari Santri nasional

Sumber gambar: santripedia.com
Sumber gambar: santripedia.com
Yang kedua Hari Santri Nasional ditetapkan pada tanggal 22 Oktober. Sebagaimana kita kita ketahui, sejarah telah mencatat bahwa para santri sangat berjasa terhadap tegak dan kokohnya negeri ini. Andil para santri cukup besar, mulai dari ikut mengusir penjajah sampai Indonesia merdeka bahkan akan terus berjuang mengisi kemerdekaan dan membela negeri ini dari segala macam ancaman.

Para santri tidak bisa lepas dari Para Kyai. Karena mereka digembleng dalam pondok pesantren dalam asuhan Para Kyai. Diberi bekal pengetahuan agama berikut penerapan akhlaq mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tawaduk dan sami'na wa ato'na (saya mendengar dan saya mentaati) yang melekat pada para santri tak lepas dari ikhtiar dan doa dari Para Kyai.

Life skill yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masa depan para santri, di pondok pesantren telah diterapkan langsung. Mulai dari memasak sendiri, kerja bakti membersihkan lingkungan pondok, setiap saat selalu siap melaksanakan perintah oleh Kyai, bahkan sekarang banyak pondok pesantren yang membekali santrinya dengan pengetahuan wira usaha dan prakteknya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi gambar: pixabay via galamedianews.com
Ilustrasi gambar: pixabay via galamedianews.com
Yang ketiga Maulid Nabi Muhammad SAW. Tanggal 12 Robiul awal bertepatan dengan tanggal 29 Oktober diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Sebagaimana kita ketahui dalam Agama Islam, Nabi Muhamad diberi wahyu berupa Kitab Suci Al-Qur'an yang di dalamnya terdapat ajaran yang harus diamalkan oleh umatnya. Sebagai pedoman hidup untuk meraih kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak. Nabi Muhammad diutus untuk membina akhlaq manusia, mengajak melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.

Nabi Muhammad sebagai sosok teladan bagi umatnya, bagaimana kita berperilaku dalam lingkungan keluarga, dalam lingkungan masyarakat dan dalam berbangsa. Bagaimana kita mengetahui dari sejarah, bahwa Nabi Muhammad adalah sosok suami sekaligus ayah yang sangat ideal. Bagaimana kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad adalah seorang negarawan sekaligus agamawan yang ideal. Beliau sangat menjunjung tinggi toleransi beragama. Beliau sangat rajin beribadah. Sosok panutan dengan paket komplit yang umat Islam harapkan syafaatnya.

Hubungan Kompasiana, Hari Santri dan Maulid Nabi Muhammad

Izinkan saya mengulas tentang hubungan ketiga peringatan di atas tentunya melalui analisa saya yang fakir ilmu ini. Ulasan sederhana menurut saya  begini. Ketiga peringatan di atas saling berkaitan satu sama lain. Keterkaitan sekaligus kesamaan visi dan misi dari ke tiga peringatan di atas adalah:

1. -Kompasiana merupakan wadah para kompasianer berbagi kemaslahan bagi semua umat.
-Para santri digembleng oleh para kyai untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi umat.
-Nabi Muhammad mengajarkan dan mencontohkan kepada umat untuk menjadi umat yang baik dan bermanfaat.

2.-Kompasiana membutuhkan banyak waktu untuk menjadi sebuah media yang baik dan maju seperti sekarang ini, dibutuhkan kerja keras baik dari pengelola maupun dari penghuninya. Banyak rintangan yang dilalui untuk menjadi sebuah media yang semakin banyak diminati.
-Para Santri juga butuh berjuang  keras menyingkirkan kemalasan, ego pribadi dan cibiran dari masyarakat untuk menjadi seorang santri yang handal dan berkualitas.
-Nabi Muhammad telah melalui banyak perlawanan dan hambatan dalam berdakwah. Banyak ancaman dan siksaan yang beliau terima sepanjang sejarah mengemban risalah dari Allah.

3.-Kompasiana adalah tempatnya menempa diri bagi para penghuninya. Menempa diri untuk menjadi penulis yang baik, penulis yang mengutamakan kejujuran sebuah karya, penulis yang tahan mental dan kuat melawan komentar yang kurang bagus karena unggahan artikelnya, penulis yang tetap survive dan setia berkontribusi menyumbangkan tulisannya.
-Para Santri menuntut ilmu bersama Kyai di pondok pesantren. Pondok Pesantren merupakan tempat menempa diri para santri, bagaimana menjadi santri yang taat pada kyai, taat pada aturan pondok, disiplin mengikuti kegiatan, sehingga lolos menjadi santri yang mumpuni dan berkualitas.
-Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang telah diberikan ilmu dan kepribadian luhur. Al-Qur'an adalah akhlaq Nabi Muhammad. Artinya bahwa akhlaq Nabi Muhammad mencerminkan ajaran yang terkandung dalam Al-Qur'an.


Muara dari Visi Misi Kompasiana dan Para Santri adalah meneladani akhlaq Nabi Muhammad yang terkandung dalam Al-Qur'an.

Itulah analisa saya tentang keterkaitan dari ketiga peringatan di atas. Apabila ada kekurangan mohon dimaafkan. Semoga tulisan ini menjadi edisi muhasabah diri, khususnya bagi saya pribadi. Masih sedikit yang sudah saya perbuat demi kemaslahatan umat. Semoga dengan peringatan ini saya bisa berbuat lebih banyak lagi. Demikian juga anda para pembaca. Semoga bermanfaat

Selamat Hari Jadi Kompasiana ke 12, Selamat memperingati Hari Santri Nasional dan Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga kita menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.

Salam hangat

Siti Nazarotin
Blitar, 25 Oktober 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x