Mohon tunggu...
Anik SitaturRohmah
Anik SitaturRohmah Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga dan Penulis Lepas

Ibu rumah tangga adalah yang utama dan menulis adalah pekerjaan kedua. Menulis apa saja, mulai artikel di koran, media online, blog dan buku. Tema yang disukai adalah parenting dan lifestyle

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Jangan Sampai Seperti "Joker", Perhatikan 3 Pembiasaan dalam Keluarga untuk Menjaga Kesehatan Mental

10 Oktober 2019   10:20 Diperbarui: 10 Oktober 2019   11:36 0 4 2 Mohon Tunggu...
Jangan Sampai Seperti "Joker", Perhatikan 3 Pembiasaan dalam Keluarga untuk Menjaga Kesehatan Mental
waspadai perbedaan sikap anggota keluarga (foto : Pinterest.com)

Sudah menonton film Joker, kan? Ngeri, ya kalau tanpa sebab bisa tertawa, bahkan berlebihan dan tidak terkontrol. Sosok Joker memberi gambaran pada kita tentang pentingnya sadar kesehatan mental. Kejadian cedera otak yang dialami Joker sebelumnya ternyata menyebabkan gangguan serius pada kesehatan mentalnya.

Berbicara mengenai kondisi kesehatan seseorang, baik fisik maupun mental, keluarga adalah filter terdekat dan mesin pendeteksi yang cukup akurat. Perbedaan sikap seseorang dan kebiasaan yang tidak wajar akan terasa oleh anggota keluarga yang lain.

Keluarga adalah lingkungan terdekat dari seseorang. Dari sinilah sebenarnya kesehatan mental masyarakat Indonesia bisa diupayakan. Banyak sekali kegiatan bersama dalam keluarga dan pembiasaan yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan mental dalam keadaan baik.

Merujuk pada situs resmi Kementrian Kesehatan, seseorang dikatakan dalam kondisi kesehatan mental yang bagus jika ia merasa tenteram dan tenang, bisa menikmati hidup dan mampu menghargai orang lain di sekitarnya. Sebaliknya seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental bisa ditunjukkan dengan terjadinya gangguan suasana hati, kemampuan berpikir, dan gangguan pengendalian emosi. Tampilan yang sering terlihat adalah seperti mudah marah, sulit menghargai orang lain  dan perilaku buruk lainnya.

Penyebab Gangguan Kesehatan Mental

Para praktisi di dunia kesehatan sepakat belum ada penyebab pasti dari ganguan kesehatan mental ini. Tetapi diakui bahwa masalah kesehatan mental berkaitan dengan dua faktor penting, yaitu faktor biologis dan faktor psikologis.

Faktor Biologis yang menyebabkan gangguan kesehatan mental

Kekurangan nutrisi adalah salah satu contoh dari penyebab gangguan kesehatan mental. Asupan gizi yang kurang optimal, tidak hanya akan menganggu kesehatan tubuh seseorang, tetapi juga menyebabkan gangguan pada fungsi sel syaraf otak.  Penyebab serupa adalah kekurangan oksigen pada otak bayi saat ia dilahirkan, kelainan bawaan, dan kerusakan otak akibat benturan. Gaya hidup masyarakat juga bisa menjadi penyebab, seperti masalah narkoba.

Faktor Psikologis 

Sedangkan faktor lain yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan mental diantaranya adalah:

  • Tindak kekerasan atau peristiwa traumatik
  • Kehilangan orang tua sejak kecil (karena kematian atau perceraian)
  • Ketidak mampuan berinteraksi dengan orang lain (kurang gaul)
  • Perasaan rendah diri, mudah marah dan rasa kesepian.

Supaya kesehatan mental masyarakat Indonesia, perlu diupayakan pengawasannya dari keluarga. Perkembangan tiap anak akan bisa terpantau dengan baik dari data yang ada pada keluarga. Semakin lengkap data semakin mudah pula dicari cara penanganan yang tepat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x