Mohon tunggu...
siska julianti
siska julianti Mohon Tunggu... Lainnya - mahasiswa

saya merupakan mahasiswa ilmu komunikasi yang ingin belajar hal baru.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Alat Pembayaran Digital: Money Digital Era

2 Februari 2024   20:06 Diperbarui: 2 Februari 2024   20:14 73
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Perkembangan Teknologi

Pada jaman dahulu banyak masyarakat yang tidak tahu dengan yang namanya teknologi, tetapi dengan banyaknya ilmuan yang menemukan sebuah teknologi menjadikan masyarakat banyak yang mengetahui dan mulai menggunakan teknologi. Setelah ditemukannya sebuah teknologi oleh para ilmuan, manusia terus mengembangkan dan membuat inovasi terkait dengan teknologi tersebut yang menjadikan sekarang sebuah teknologi yang sangat canggih. Fenomena-fenomena teknologi yang pada dasarnya tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh manusia. Banyak sekali hal-hal yang terjadi dalam teknologi ini dari masa ke masa yang menjadikan sebuah teknologi ini menjadi maju dan terus berkembang pesat sampai saat ini dan seterusnya hingga masa depan.

Kemajuan teknologi telah membawa kita kepada era yang semua akses dapat mempermudah manusia. Tidak hanya mempermudah suatu aktivitas saja, tetapi juga membuat suatu aktivitas menjadi lebih efektif dan efisien. Dapat dilihat bahwa sekarang hampir semua aktivitas pasti melibatkan teknologi. Dalam era ini terdapat suatu sisi yang positif dan sisi yang negatif bagi manusia itu sendiri. Terdapat sisi yang positif, menjadikan melakukan suatu hal dapat lebih mudah dan serba gesit atau serba cepat. Adapun sisi negatif, menjadikan manusia lebih menunda segala kegiatan dan membuat manusia menjadi lebih malas. 

Manusia harus terus mengikuti perkembangan teknologi ini karena ketika manusia tidak mengikuti teknologi ini mereka akan tertinggal sangat jauh. Pada penyebabnya semua hal yang dilakukan di era sekarang ini sudah menggunakan yang namanya digital atau biasa orang menyebutnya dengan "serba digital", jadi jika kita tidak mengikuti perkembangannya teknologi ini kita tidak akan tahu dan tidak akan bisa melakukan sesuatu yang menggunakan teknologi digital. Selain penyebab itu ketika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi kita akan dianggap oleh orang lain seseorang yang ketinggalan jaman.

Inovasi Perkembangan Teknologi

Ada salah satu teknologi digital yang dimana teknologi tersebut berhubungan dengan alat pembayaran, hal tersebut dapat mempermudah suatu akses pembayaran atau sebuah alat yang dapat dijadikan alternatif jika terjadi permasalahan dalam proses pembayaran. Teknologi inovasi tersebut adalah alat pembayaran digital atau biasa disebut dengan Q-ris. Q-ris ini merupakan sebuah code yang dapat diakses oleh semua orang melalui aplikasi-aplikasi yang memiliki saldo nilai uang.

Terdapat sebuah perbedaan dari sebelum adanya Q-ris dan sesudah adanya Q-ris ini, banyak orang-orang yang mengalami perubahan ini. Dulu sebelum adanya Q-ris ini orang-orang pasti akan kesusahan untuk melakukan pembelanjaan, seperti orang yang tertinggal dompet atau orang yang lupa untuk menarik uang yang membuat orang-orang tersebut memilih untuk tidak jadi berbelanja. Tidah hanya itu, orang-orang selalu khawatir untuk berpegian bahkan saat berpegian sendiri karena mereka merasa dengan menggunakan uang cash saja itu tidak cukup yang menjadikan perasaan tidak akan puas untuk membeli suatu barang yang mereka inginkan dan mereka hanya mengandalkan uang cash itu saja.

Inovasi yang diciptakan tersebut sangatlah berguna bagi orang-orang yang tidak suka dengan hal-hal yang rumit dengan menggunakan Q-ris ini orang akan lebih simple dan mudah untuk melakukan sebuah transaksi pembayaran. Q-ris dapat di akses melalui aplikasi dana, mobile banking, dan masih banyak apalikasi lainnya. Dalam pembayaran ini memiliki cara yaitu, para penjual cukup menyediakan sebuah code QR atau quick response dan di scan oleh pembeli lalu masukan nominal pembelanjaan, setelah itu tunggu beberapa saat, masukan pin, dan selesai. Semudah itu memang dalam menggunakan Q-ris.

Q-ris ini berfungsi agar sebuah proses suatu pembayaran dapat lebih cepat dan mudah, jika kita  memakai Q-ris ini sudah terjaga keamanannya sehingga kita tidak perlu khawatir saat menggunakan Q-ris. Dengan Q-ris juga dapat menurunkan penggunaan uang palsu, jaman sekarang banyak orang yang melakukan tindakan kriminal dengan sangat mudah kita tidak tahu kriminal apa yang seseorang perbuat mungkin salah satunya adalah dengan menggunakan uang palsu nah dengan menggunakan Q-ris ini penggunaan atau penipuan terhadap uang palsu akan tersebut terhindari yang otomatis akan terjadinya keamanan bagi penjual.

Terdapat dampak dari penggunaan alat pembayaran digital ini dampak tersebut ada dampak positif dan ada dampak negatif. Dampak positifnya yaitu, orang-orang tidak perlu khawatir lagi bila mana lupa tidak membawa uang cash karena Q-ris ini sangat membantu sekali, proses menjadi lebih cepat dan mudah yang bahkan tidak perlu antri lama-lama untuk menunggu kembalian atau ketika uang yang kita berikan tidak ada kembaliannya, menggunakan Q-ris ini sangatlah efektif dan efisien kerena kita tidak mengeluarkan uang yang lebih ataupun yang kurang dari nominal pembelanjaan kita. Lalu ada sisi negatifnya mengenai alat pembayaran digital ini yaitu, mengharuskan kita untuk memiliki jaringan yang stabil karena ketika jaringan kita tidak stabil maka proses pembayaran ini akan menjadi sulit bahkan tidak bisa untuk digunakan, dapat rentan dalam pencurian identitas nah maka dari itu kita harus selalu hati-hati dan lebih teliti dalam menggunakan Q-ris ini, transaksi menggunakan Q-ris ini sangatlah terbatas batasan tersebut membuat kita untuk melakukan sebuah transaksi yang besar terhalang menggunakan Q-ris dan harus tetap menggunakan kartu kredit atau kartu debit.

Pengalaman Pribadi

Saya merasakan sebuah fenomena, dampak, dan perubahan dari alat pembayaran digital ini. Dulu saya merasakan bahwa membuat dan melakukan Q-ris itu sangatlah rumit bahkan lebih rumit dari membawa sebuah uang cash. Saya merasa bahwa saya tidak bisa menggunakan Q-ris tersebut dan saya tidak mengetahui bagaimana menggunakan Q-ris ini karena dari dulu sampai sekarang saya tidak pernah menggunakan alat pembayaran digital seperti itu. Saya selalu melakukan persiapan semaksimal mungkin ketika saya berpergian terutama ketika saya berpergian sendiri karena saya takut uang cash yang saya bawa tidak cukup selama saya masih diluar dan saya harus pandai untuk mengatur uang cash yang saya bawa saat itu.

Pertama kali saya menggunakan Q-ris ini ketika saya merantau ke kota orang yang mengharuskan saya membuat sebuah aplikasi dompet digital, yaitu dana agar memudahkan transaksi pengiriman uang antara orang tua dan saya. Hanya saja saat saya telah menggunakan aplikasi tersebut saya tidak membuka fitur-fitur lain, sehingga saya tidak mengetahui aplikasi yang saya pakai ini bisa melakukan transaksi pembayaran secara online. Saat saya mengetahui hal tersebut ketika teman saya ingin membeli suatu barang yang alat pembayaran di sebuah toko tersebut mengharuskan menggunakan scan QR, dari situ saya mengetahui bahwa aplikasi yang saya pakai selama ini bisa melakukan transaksi secara digital. 

Saya memiliki pengalaman dari sebuah penggunaan Q-ris ini, saat itu saya tidak sadar jika saya tidak membawa dompet dan di situ saya ingin membeli suatu makanan dan ketika saya ingin membayarnya saya baru tersadar bahwa saya tidak membawa dompet saya, seketika saya diam berpikir bagaimana caranya saya membayar barang saya. Saat itu saya juga tidak memiliki uang cash di saku saya, lalu saya terlintas bahwa saya sudah pernah menggunakan transaksi Q-ris dan saya telah mengetahui cara pengunaan Q-ris ini.

Penggunaan Q-ris di Indonesia

Di Indonesia sendiri sudah banyak menyediakan sebuah alat pembayaran melalui digital ini karena dilihat dari tempat-tempat pembelanjaan sudah menyediakan code QR atau quick response ini selain itu, tempat-tempat makan atau tempat-tempat untuk nongkrong seperti restoran, rumah makan, kafe, kedai sudah menggunakan alat pembayaran dengan Q-ris ini. Bahkan warung-warung kecil saja sudah menyediakan alat pembayaran ini. Walaupun menggunakan Q-ris ini sudah banyak orang pakai dan menjadikan sebuah budaya dalam era sekarang, tetapi bukan berarti kita tidak mempersiapkan pembayaran lain, seperti kita juga tetap perlu menyediakan uang cash mungkin memang semua pembayaran dapat melalui Q-ris ini hanya untuk menjaga-jaga saja agar ketika kita berpegian semua akan aman.

Di Indonesia Q-ris ini mulai terkenal saat tahun 2020 dan telah digunakan oleh semua bank yang ada di Indonesia. Q-ris ini bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong suatu penggunaan pembayaran di Indonesia. Dalam perkembangan yang semakin maju, penggunaan Q-ris ini sudah menjadi hal yang relevan dan sudah menjadi budaya dalam masyarakat di kalangan sekarang. Dengan demikian, penggunaan dari Q-ris ini dapat di harapkan menjadi semakin meningkat dalam masa depan nanti dan dapat mendorong sebuah pertumbuhan ekonomi dalam era digital di Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun