Mohon tunggu...
Sirajul Huda
Sirajul Huda Mohon Tunggu... Wiraswasta - Guru les rumahan

Seorang ayah yang selalu berjuang menghebatkan anaknya

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Lelaki yang Memakan Buku dan Alat Peraga, Mengunyah Laptop dan Meja

30 November 2021   08:07 Diperbarui: 30 November 2021   08:08 283 56 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

09.10
Ruangan riuh, suara-suara bergemuruh, menunggu datangnya seorang pejabat, sebagai syarat dimulainya sebuah hajat

10.20
Seorang lelaki berpakaian rapi memasuki ruangan dengan langkah yang ditegap-tegapkan dan tangan yang dilambaikan. Panitia bersorak. Aku mengira, itulah pejabat yang sedang ditunggu dan di elu-elu. 

Ia berbicara penuh wibawa, sesekali menyelipkan bahasa yang rumit, mungkin itu bahasa Inggris atau bahasa Yunani, yang pasti aku tak mengerti. Saat mengakhiri, semua bertepuk penuh sorak, entah karena suaranya yang menggelegar atau merasa bosan mendengar pembicaraan, aku taktahu membedakan antara keduanya

21.00
Terbaca di media, seorang pejabat tersangka menyalahgunakan jabatan. Aku mencocok cocokkan wajahnya dengan yang kulihat tadi siang di sekolah pada acara perpisahan, persis,  takada beda

Pejabat itu diduga telah memakan buku dan alat peraga, mengunyah-ngunyah laptop, kursi dan meja

Ingatanku tertuju pada Ibu yang dulu pernah berseru, "Bila kalian makan nasi yang tinggal sedikit untuk dibagi banyak, sedang kalian masih belum kenyang, kunyahlah air untuk menggenapkan"

Tapi, Ibu tak pernah mengajari kami mengunyah selain yang lunak seperti sang pejabat itu

Atau jangan-jangan akulah yang terlalu lugu

Air Tawar, Padang, 30 November 2021

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan