Mohon tunggu...
Santi Septiani
Santi Septiani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Di setiap kata yang tertulis, terbentang dunia yang tak terhingga

Seorang perempuan yang sedang berusaha menciptakan jejak bermakna dalam perjalanan hidupnya menuju impian sebagai seorang guru Bahasa Indonesia yang mampu memberi inspirasi dan wawasan untuk banyak orang.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pelajaran dalam Pelukan Salah

4 Januari 2024   11:22 Diperbarui: 4 Januari 2024   11:33 63
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di bawah sinar mentari yang redup

Dalam hening hati yang terpupus

Kita renungkan jejak langkah hidup

Semua, tak luput dari khilaf yang tercurus.

Di pelataran waktu, kesalahan terpahat

Seperti bayangan yang tak bisa terlupakan

Namun janganlah layu di dendam dan rasa malu

Kesalahan adalah teman, bukan lawan.

Terkadang hati rentan pada kesalahan

Namun bijaklah dalam menatap cermin

Setiap luka yang kau rasakan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun